Abstrak


Keterbacaan dan Kelayakan Teks: Kajian Berbasis Fog Index pada Buku Teks Pelajaran Bahasa Indonesia SMA Kelas X KTSP dan Kurikulum 2013


Oleh :
Forta Gyawaji F - S841502006 - Pascasarjana

Ketercapaian pemahaman peserta didik tidak terlepas dari aspek keterbacaan pada buku teks pelajaran. Buku teks pelajaran sebagai buku yang digunakan oleh guru dan peserta didik sebagai buku panduan belajar seharusnya menyajikan kemudahan, agar pemebelajaran berjalan dengan baik. Sebagai buku teks pelajaran yang diterbitkan guna mendidik dan mencetak manusia berilmu, maka sepatutnya buku teks pelajaran menyajikan berbagai ilmu yang tentu tidak terlepas dari konteks buku itu sendiri. Oleh sebab itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan: (1) keterbacaan buku teks pelajaran bahasa Indonesia SMA kelas X KTSP, (2) keterbacaan buku teks pelajaran bahasa Indonesia SMA kelas X Kurikulum 2013, (3) perbedaan keterbacaan buku teks pelajaran bahasa Indonesia SMA kelas X KTSP dan Kurikulum 2013, dan (4) kelayakan buku ditinjau dari jenis teks dalam buku teks pelajaran bahasa Indonesia SMA kelas X KTSP dan Kurikulum 2013. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan formula fog index sebagai alat penghitung keterbacaan. Data dalam penelitian ini merupakan hasil observasi dari buku teks pelajaran bahasa Indonesia SMA kelas X KTSP dan Kurikulum 2013. Sumber data dalam penelitian ini merupakan sumber tertulis berupa buku teks pelajaran bahasa Indonesia SMA kelas X KTSP terbitan departemen pendidikan nasional dan buku teks pelajaran bahasa Indonesia SMA kelas X Kurikulum 2013 terbitan kementerian pendidikan dan kebudayaan republik Indonesia. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi. Validitas data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Teknik analaisis data dalam penelitian ini menggunakan model interaktif: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah: (1) keterbacaan pada buku teks pelajaran bahasa Indonesia SMA kelas X KTSP termasuk ke dalam keterbacaan yang mudah dipahami, terbukti dengan mayoritas sebanyak 48 dari 57 teks termasuk dianggap mudah, 8 dari 57 teks termasuk teralu mudah, dan 1 dari 57 teks termasuk dianggap sukar, (2) keterbacaan pada buku teks pelajaran bahasa Indonesia SMA kelas X Kurikulum 2013 termasuk ke dalam keterbacaan yang mudah dipahami, terbukti dengan mayoritas sebanyak 16 dari 22 teks termasuk dianggap mudah, 5 dari 22 teks termasuk terlalu mudah, dan 1 dari 22 teks termasuk dianggap sukar, (3) tidak ditemukan perbedaan keterbacaan, namun ditemukan perbedaan jumlah teks dan jenis teks yang digunakan, (4) buku teks pelajaran KTSP dan Kurikulum 2013 dikatakan layak karena didalamnya menggunakan berbagai jenis teks, di dalam buku teks pelajaran KTSP menggunakan narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi, persuasi, cerpen, puisi, dan pidato, semenetara itu pada buku teks pelajaran Kurikulum 2013 menggunakan laporan hasil observasi, prosedur kompleks, eksposisi, anekdot, dan negosiasi. Kata kunci: keterbacaan, kelayakan, buku teks pelajaran