Abstrak


Analisis hubungan faktor-faktor intern petani dengan tingkat motivasinya dalam pemanfaatan proyek Peningkatan Mutu Intensifikasi (PMI) padi di Kabupaten Magelang


Oleh :
Asih Murniyati - H0499001 - Fak. Pertanian

Motivasi adalah penggerak, alasan, dorongan dalam diri manusia yang menyebabkan seseorang melakukan sesuatu perbuatan atau aktivitas untuk mencapai tujuan. Faktor yang dapat menyebabkan timbulnya motivasi yaitu faktor intrinsik dan ekstrinsik. Sesuai dengan judul penelitian maka faktor-faktor yang diteliti adalah faktor intrinsik, sehingga dalam penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor intern yang mendorong tumbuhnya motivasi, mengkaji tingkat motivasi petani dan menganalisis hubungan faktor-faktor intern petani dengan tingkat motivasinya dalam pemanfaatan Proyek Peningkatan Mutu Intensifikasi (PMI) Padi di Kabupaten Magelang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitis dengan teknik survai. Lokasi penelitian dipilih secara purposive yaitu sengaja dipilih di Kabupaten Magelang dengan pertimbangan bahwa Kabupaten Magelang aktif dalam Proyek PMI Padi, peserta proyek adalah kelompok tani pemula sehingga dapat dikatakan berbeda dengan daerah lain. Pengambilan sampel dilakukan dengan proporsional random sampling sebanyak 40 petani. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang diperoleh dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk menganalisis hubungan faktor-faktor intern petani dengan tingkat motivasinya menggunakan uji korelasi rank spearman dengan program SPSS 10.00 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan umur responden sebagian besar termasuk pada usia 40-52 tahun sebanyak 42,5 persen, pendidikan formal termasuk dalam kategori sedang (SLTP) yaitu 42,5 persen, pendapatan rumahtangga termasuk dalam kategori rendah sebanyak 55 persen, partisipasi dalam kelompok tani tergolong tinggi yaitu 47,5 persen dan keberanian mengambil resiko termasuk dalam kategori tinggi yaitu 55 persen. Tingkat motivasi ekonomi dan motivasi afiliasi petani termasuk dalam kategori sedang yaitu 47,5 persen begitu juga dengan tingkat motivasi prestasi yaitu 40 persen. Hasil uji korelasi rank spearman menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pendidikan formal, pendapatan rumah tangga dengan motivasi ekonomi dan motivasi prestasi. Partisipasi dalam kelompok tani dengan motivasi afiliasi. Sedangkan umur dan keberanian mengambil resiko tidak berhubungan signifikan dengan motivasi ekonomi, motivasi afiliasi maupun motivasi prestasi.