Abstrak


Model Pengembangan Motivasi Berbasis Lomba untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Olahraga Senam Aerobik di Kota Surakarta Tahun 2017


Oleh :
Dhian Kusmiyanti - A121608013 - Pascasarjana

ABSTRAK

Tujuan penelitian adalah untuk uji produk model pengembangan motivasi berbasis lomba untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam olahraga senam aerobik di Kota Surakarta Tahun 2017”.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan (research and development). Penelitian dan pengembangan selalu diawali dengan adanya kebutuhan, permasalahan yang membutuhkan pemecahan dengan menggunakan suatu produk tertentu. Model pengembangan motivasi berbasis lomba yang diterapkan adalah mengadakan lomba antar sanggar senam aerobik. Dengan diadakan lomba senam aerobik, partisipasi masyarakat yang diharapkan adalah bertambahnya jumlah peserta dimasing-masing sanggar senam aerobik.
Hasil penelitian menunjukan bahwa tahap pendahuluan yang dilakukan adalah wawancara kepada Ketua Lembaga Kursus Dan Pelatihan (LKP) TISA, instruktur senam, dan peserta senam aerobik di Kota Surakarta. Peserta yang mengikuti senam aerobik berasal dari latar belakang yang berbeda-beda yaitu dari lingkungan pendidikan baik guru maupun pelajar, remaja, ibu rumah tangga, dan lanjut usia. Peserta yang mengikuti senam aerobik memiliki motivasi yang berbeda-beda. Motivasi tersebut adalah supaya badan menjadi sehat dan bugar, rekreasi, menambah teman, ingin menyalurkan ilmu kepada orang lain, dan menjadi juara saat mengikuti lomba. Dari bermacam-macam motivasi yang ada, maka perlu diuji model pengembangan motivasi berbasis lomba apakah dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam olahraga senam aerobik. Tahap kedua adalah uji coba produk. Adapun jumlah keseluruhan uji coba produk kelompok besar sebelum dilakukan model pengembangan motivasi berbasis lomba berjumlah 186 peserta dengan jumlah skor 13728 dan jumlah skor maksimal 18600. Maka dapat diperoleh hasil persentase sebesar 73.84%. Namun, setelah diterapkan model pengembangan motivasi berbasis lomba, hasil uji coba produk kelompok besar menjadi 225 peserta dengan jumlah skor 16955 dan jumlah skor maksimal 22500. Maka dapat diperoleh hasil persentase sebesar 74.8%. Adapun jumlah peningkatan adalah 39 peserta dengan persentase 20.97%, jumlah skor meningkat 3227 dengan persentase 23.50% dan jumlah skor maksimal meningkat 3900 dengan persentase 20.96%. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan model pengembangan motivasi berbasis lomba dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam olahraga senam aerobik di Kota Surakarta Tahun 2017.  

Kata Kunci : Senam Aerobik, Motivasi, Partisipasi Masyarakat, Penelitian  Pengembangan.