Abstrak


Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan air minum oleh pelanggan PDAM di Kabupaten Boyolali (studi kasus untuk konsumen rumah tangga di pedesaan)


Oleh :
Mujiyanti - F.1101020 - Fak. Ekonomi dan Bisnis

ABSTRAK Permasalahan yang diteliti dan disampaikan dalam penelitian ini adalah apakah tingkat pendapatan, jumlah anggota keluarga dan lama sebagai pelanggan air minum PDAM berpengaruh terhadap permintaan air minum oleh pelanggan di Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Boyolali. Tujuan diadakan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat pendapatan pelanggan, jumlah anggota keluarga pelanggan dan lama sebagai pelanggan terhadap permintaan air minum oleh pelanggan di Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Boyolali. Hipotesis yang dikemukakan dalam penelitian ini adalah bahwa tingkat pendapatan pelanggan, jumlah anggota keluarga pelanggan dan lama sebagai pelanggan di duga berpengaruh positif terhadap permintaan air minum di Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Boyolali. Penelitian ini akan menganalisis pengaruh tingkat pendapatan pelanngan, jumlah anggota keluarga pelanggan dan lama sebagai pelanggan terhadap permintaan air minum di Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Boyolali. Komponen-komponen yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda, uji t, uji F dan koefisien determinasi (R2) serta dengan pendekatan asumsi klasik. Hasil analisis uji t menunjukkan nilai koefisien regresi tingkat pendapatan pelanggan 0,207 dengan nilai t-hitung 2,982, koefisien regresi jumlah anggota keluarga pelanggan 0,320 dengan nilai t-hitung 3,334, koefisien regresi lama sebagai pelanggan air minum 0,127 dengan nilai t-hitung 2,280, hal ini menunjukkan bahwa tingkat pendapatan pelanggan, jumlah anggota keluarga pelanggan dan lama sebagai pelanggan air minum secara individu berpengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan air minum Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Boyolali karena nilai t-hitung lebih besar dari nilai t-tabel (1,96). Sedangkan hasil uji F menunjukan nilai F hitung (27,142) lebih besar dari nilai F tebel (3,15), hal ini berarti secara bersama-sama variabel tingkat pendapatan pelanggan, jumlah anggota keluarga pelanggan dan lama sebagai pelanggan air minum berpengaruh positif terhadap permintaan air minum di Perusahaan Kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa secara individu maupun bersama-sama variabel dependen berpengaruh positif terhadap variabel independen. Saran yang dapat penulis kemukakan adalah perlunya penghematan penggunaan air oleh pelanggan, Penurunan atau kebujakan tarif yang tidak terlalu mahal, penimgkatan kualitas air PDAM dan penyediaan atau pembuatan sumber-sumber air baru sehingga masyarakat yang belum dapat menikmati fasilitas air PDAM segera dapat menikmatinya.