Abstrak


Kandungan reserpin kultur kalus pule pandak (Rauvolfia verticillata (Lour.) Baillon) setelah dielisitasi dengan cendawan Pythium sp.


Oleh :
Ninik Puji Astuti - M.0402006 - Fak. MIPA

ABSTRAK Penelitian untuk mengkaji pengaruh elisitor yang berasal dari cendawan Pythium sp. terhadap kandungan reserpin kultur kalus pule pandak (Rauvolfia verticillata (Lour.) Baillon) telah dilaksanakan pada bulan Juni-Desember 2006. Kalus diinduksi dari eksplan berupa potongan daun R. verticillata dan ditumbuhkan pada media Murashige Skoog’s (media MS) dengan penambahan 2 mg/L NAA dan 2 mg/L kinetin. Kalus dielisitasi dengan cendawan Pythium sp. steril pada hari ke-30. Konsentrasi elisitor yang digunakan adalah: 0,0; 0,5; 1,0; 1,5; dan 2,0 mg BK/ml. Pemanenan kalus yang telah dielisitasi dilakukan pada jam ke-0, 18, 36, dan 72. Data kualitatif (morfologi dan warna kalus) disajikan secara deskriptif. Data kuantitatif (berat kering kalus dan kandungan reserpin) dianalisis secara statistik menggunakan General Linear Model Univariat (GLM Univariat) dan dilanjutkan dengan uji lanjut DMRT pada taraf kepercayaan 95%. Penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi elisitor dan lama elisitasi mempengaruhi berat kering dan kandungan reserpin kalus R. verticillata secara signifikan. Konsentrasi elisitor sebanyak 2,0 mg BK/ml dan waktu pemanenan 72 jam menghasilkan berat kering kalus paling rendah, yaitu sebesar 0,039 g, akan tetapi mampu menghasilkan reserpin tertinggi, yaitu 481,900 mg/g BK kalus atau meningkat sebesar 103,849% dibandingkan dengan kontrol.