Abstrak


Pertumbuhan dan kandungan reserpin kultur kalus Rauvolfia verticillata (Lour.) Baillon pada variasi konsentrasi sukrosa dalam media MS


Oleh :
Irmawati - M0402032 - Fak. MIPA

ABSTRAK Irmawati. 2006. PERTUMBUHAN DAN KANDUNGAN RESERPIN KULTUR KALUS Rauvolfia verticillata (Lour.) Baillon PADA VARIASI KONSENTRASI SUKROSA DALAM MEDIA MS. Jurusan Biologi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Sebelas Maret. Surakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh variasi konsentrasi sukrosa terhadap pertumbuhan dan kandungan reserpin pada kultur kalus R. verticillata . Penelitian ini dilakukan dengan metode kultur kalus yang terdiri dari dua tahap. Tahap pertama adalah tahap inisiasi kalus untuk menginduksi kalus dari eksplan daun R.verticillata, dan tahap kedua adalah tahap produksi reserpin pada media perlakuan. Penelitian ini menggunakan rancangan percobaan acak lengkap (RAL) dengan satu faktor perlakuan yaitu variasi konsentrasi sukrosa. Konsentrasi sukrosa yang digunakan adalah 0 g/l, 10 g/l, 20 g/l, 30 g/l dan 40 g/l, masing- masing 5 ulangan. Data yang diambil terdiri dari data kualitatif (morfologi kalus) yang disajikan secara deskriptif serta data kuantitatif (berat basah kalus, berat kering kalus, dan kandungan reserpin) yang dianalisis menggunakan uji ANAVA dilanjutkan uji DMRT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi konsentrasi sukrosa mempengaruhi berat basah kalus, berat kering kalus dan kandungan reserpin. Peningkatan konsentrasi sukrosa dalam media MS cenderung meningkatkan pertumbuhan kalus R. verticillata yang ditunjukkan pada berat basah dan berat kering kalus. Peningkatan berat basah kalus tertinggi diperoleh pada media dengan konsentrasi sukrosa 20 g/l, sedangkan berat kering kalus tertinggi diperoleh pada media dengan konsentrasi sukrosa 40 g/l. Penambahan sukrosa sampai dengan 30 g/l meningkatkan kandungan reserpin, pada konsentrasi sukrosa di atas 30 g/l cenderung menurunkan kandungan reserpin. Kata Kunci: Pertumbuhan kalus, reserpin, Rauvolfia verticillata, sukrosa. ABSTRACT Irmawati. 2006. THE GROWTH AND RESERPINE CONTENT OF CALLUS CULTURE OF Rauvolfia verticillata (Lour.) Baillon ON THE VARIATION OF SUCROSE CONCENTRATION IN MS MEDIUM. Department of Biology. Faculty of Mathematics and Natural Science. Sebelas Maret University. Surakarta. The aim of this research is to study the effect of variation of sucrose concentration on growth and reserpine content on callus culture of R. verticillata. The research was conducted with callus culture method that consist of two stages. The first stage is callus initiation to induce callus from explant ( R. verticillata leaf), and the second stage is reserpine production on treatment medium. This research uses Complately Randomized Desaign (CRD) by one factor, variation of sucrose concentration. The sucrose concentration consists of five levels e. q 0 g/l, 10 g/l, 20 g/l, 30 g/l and 40 g/l, and each concentration in five replicates. The collected data consist of qualitative and quantitative data. The qualitative data (callus morphology) presented descriptively. The quantitative data (fresh weight callus, dry weight callus, reserpine content) were analysed using ANOVA and followed by DMRT 5% confident level. The result of research showed that variation of sucrose concentration influence fresh weight callus, dry weight callus and reserpine content. The increasing of sucrose concentration tended to raise callus growth, which could be seen from the fresh and dry weight callus. The highest fresh weight callus was found in medium with sucrose concentration 20 g/l, while the highest dry weight callus was found in medium with sucrose concentration 40 g/l. The increasing of sucrose concentration until 30 g/l raised reserpine content, but sucrose concentration over 30 g/l decreased reserpine content. Key Word: Callus growth, reserpine, Rauvolfia verticillata, sucrose.