Abstrak


Montmorillonit terpilar Tio2 sebagai bahan anti bakteri escherichia coli


Oleh :
Ina Susana - M.0301028 - Fak. MIPA

ABSTRAK Telah dilakukan penelitian tentang aplikasi montmorillonit terpilar TiO2 sebagai fotokatalis untuk anti bakteri Escherichia coli. Montmorillonit terpilar TiO2 dibuat dengan memasukkan agen pemilar Ti ke dalam montmorillonit. Kemudian montmorillonit terpilar TiO2 digunakan sebagai fotokatalis untuk anti bakteri E. coli dengan penyinaran UV (365 nm). Montmorillonit terpilar TiO2 dicampurkan ke dalam larutan bakteri dengan konsentrasi 250 cfu/mL. Aplikasi ini dengan variasi berat bahan per konsentrasi larutan bakteri yaitu 1/50, 1/25, 2/25 dan 1/5 mg.mL.cfu-1 dan juga lama penyinaran yaitu 0 sampai 60 menit. Montmorillonit terpilar TiO2 kemudian dikarakterisasi basal spacingnya dengan X-Ray Difraction (XRD), luas permukaan dengan Gas Sorption Analysis (GSA), gugus fungsional dengan Infra Red Spectrophotometry (FT-IR), kandungan logam Ti dengan Analisis Pengaktivan Netron (APN) dan keasaman permukaan dengan metode gravimetri. Penghitungan bakteri menggunakan metode cawan tuang dan koloni yang terbentuk dihitung dengan colony counter. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran basal spacing (d001) ke arah 2θ yang lebih kecil. Hasil analisis GSA menunjukkan bahwa luas permukaan spesifik (m2/g) montmorillonit terpilar TiO2 meningkat dari 23,769 (motmorillonit awal) menjadi 225,367 dan volume total pori (cc/g) juga meningkat dari 25,348x10-3 (montmorillonit awal) menjadi 169,972x10-3. Kandungan Ti montmorillonit terpilar TiO2 (%b/b) meningkat dari 0,064 (montmorillonit awal) menjadi 13,402. Keasaman (mmol/g) montmorillonit terpilar TiO2 meningkat dari 0,979 (montmorillonit awal) menjadi 3,719. Hasil aplikasi sebagai anti bakteri menunjukkan bahwa montmorillonit terpilar TiO2 menurunkan jumlah koloni bakteri E. coli terbanyak pada rasio berat bahan per konsentrasi larutan bakteri 1/50 mg.cfu.mL-1 selama penyinaran 60 menit sebesar 29,92 % Kata kunci : montmorillonit terpilar TiO2, fotokatalis, Escherichia coli