Abstrak


Studi pembebanan lateral model tiang pancang tunggal ujung bebas (free end pile) dengan berbagai variasi diameter (b) dan jarak beban terhadap permukaan tanah (e) pada tanah non kohesif (pasir)


Oleh :
Seret Habibi - I.0199027 - Fak. Teknik

Abstrak Tiang Pancang adalah jenis pondasi dalam. Beban lateral yang bekerja pada pondasi pancang dapat berupa beban angin pada konstruksi tower dan jembatan, beban kapal dan arus air pada dermaga. Penelitian ini bertujuan meneliti besarnya kapasitas tahanan ultimit tiang pancang tunggal ujung bebas terhadap beban lateral dengan berbagai variasi diameter (B) dan jarak beban terhadap permukaan tanah (e) pada tanah non kohesif (pasir) dan meneliti bagaimana kapasitas tahanan lateral yang diperoleh dari metode interpretasi, bila dibandingkan dengan metode Brom (1964). Penelitian dilakukan di laboratorium, dengan model pondasi dari aluminium dengan tebal 0.05 cm, B 1.0 cm, 1.25 cm, 1.5 cm, panjang tertanam (L) 20 cm yang divariasikan e 15 cm, 17.5 cm, 20 cm, 22.5 cm, 25 cm. Tiang dengan B dan L sama, diperoleh hasil interpretasi dan perhitungan metode Brom (1964) bahwa semakin besar e, maka Qu semakin kecil. Tiang dengan e dan L sama, diperoleh hasil bahwa semakin besar B maka Qu semakin besar. Dari hasil ketiga metode interpretasi, Qu paling kecil adalah metode Sharma (1984), metode Fuller and Hoy’s (1970), dan metode Mazurkiewicz’s (1972). Setelah dibandingkan, hasil interpretasi metode Mazurkiewicz’s (1972) lebih mendekati dengan hasil perhitungan metode Brom (1964). Kata kunci : tiang tunggal, beban lateral, tanah non kohesif, pergeseran, kapasitas ultimit