Abstrak


Pengaruh manual flame hardening pada baja tempa


Oleh :
Muh. Nurkhozin - I.0401004 - Fak. Teknik

ABSTRAK Metode manual flame hardening adalah metode pengerasan permukaan dengan menggunakan nyala api yang dilakukan secara manual tanpa peralatan otomatis. Metode ini mempunyai beberapa keuntungan antara lain ekonomis, mudah dalam pengoperasian, aplikatif serta waktu pengerasan yang singkat. Penelitian ini dilakukan untuk menyelidiki pengaruh manual flame hardening pada baja tempa. Penelitian ini menggunakan baja pegas daun mobil bekas yang dikenai berbagai kombinasi perlakuan. Kombinasi perlakuan yang dikenakan pada spesimen meliputi tempa (TE), tempa dan manual flame hardening (TF), annealing dan tempa (ANT), annealing tempa dan manual flame hardening (ANTF). Pengujian yang dilakukan adalah pengujian komposisi, pengujian struktur mikro dan pengujian kekerasan mikro vickers. Dari pengujian kekerasan didapatkan nilai kekerasan spesimen tertinggi pada spesimen dengan kombinasi perlakuan annealing tempa dan manual flame hardening (ANTF). Nilai kekerasan tertinggi adalah 865.8 HVN. Pada pengamatan struktur mikro, spesimen dengan kombinasi perlakuan annealing tempa dan manual Flame hardening (ANTF) terbentuk struktur martensit dan ferrit. Hasil penelitian menunjukan proses manual flame hardening dapat mengeraskan spesimen baja tempa. Kata kunci : manual flame hardening, annealing, tempa, kekerasan