Abstrak


Analisis Stabilitas Bendungan Urugan Tipe Zonal Inti Tegak dengan Perkuatan Timbunan Terhadap Beban Gempa


Oleh :
Muhammad Adi Ibrahim - I0113084 - Fak. Teknik

ABSTRAK

Indonesia merupakan negara yang memiliki aktivitas seismik yang cukup tinggi dan rawan terhadap bahaya gempa, sehingga konstruksi bendungan urugan di Indonesia perlu memperhatikan kestabilan terhadap keruntuhan akibat massa tanah dan beban gempa. Salah satu cara menambah stabilitas lereng bendungan sebagai mitigasi keruntuhan bendungan terhadap beban gempa adalah dengan menambahkan perkuatan timbunan.

Studi ini mengkaji salah satu kasus penggunaan perkuatan timbunan pada bendungan urugan yang terletak di Jawa Barat. Risiko gempa dianalisis dengan metode  PSHA berdasarkan data gempa kurun waktu 1900-2017 dari USGS. Analisis stabilitas dilakukan dengan  metode  statik,  pseudostatik  dan  dinamik  dengan  acuan  SNI 8064:2012 dan Pd-T 14-2004-A.

Hasil PSHA menunjukkan bahwa nilai PGA untuk kala ulang 100 tahun dan 10.000 tahun lokasi tinjauan adalah sebesar 0,16 g dan 0,50 g. Nilai safety factor dari metode statik dan pseudostatik memperlihatkan bahwa bendungan stabil, tanpa dan dengan perkuatan timbunan. Nilai safety factor metode dinamik memperlihatkan bahwa bendungan tidak stabil pada lereng bagian hulu, dengan nilai safety factor kritis sebesar<!--[if gte vml 1]> <![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--> 0,25 dalam kondisi muka air banjir. Setelah diberikan perkuatan timbunan, nilai safety factor naik menjadi 1,069.

Kata Kunci     :  Bendungan  urugan,  Risiko  Gempa,  PSHA,  Stabilitas,  Perkuatan timbunan