Abstrak


Pemilihan Kriteria Teknologi Kereta Gantung di Pantai Selatan Gunungkidul sebagai Transportasi Ramah Lingkungan


Oleh :
Rahma Nur Fitria - 17/419842/PTK/11952 - Pascasarjana

Kabupaten Gunungkidul merupakan daerah tujuan wisata yang saat ini sedang berkembang pesat. Untuk semakin menarik minat kunjungan wisata, perlu dilakukan upaya pengembangan potensi pariwisata salah satunya dalam bentuk pengembangan akses transportasi. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mempunyai wacana untuk membangun moda transportasi yang ramah lingkungan dan berbasis green mobility berupa kereta gantung untuk mewujudkan daerah Kawasan Wisata Pantai Selatan yang bebas kendaraan bermotor. Selain ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan baku fosil, kereta gantung juga cocok dibangun di kawasan Pantai Selatan dilihat dari kondisi topografi daerah tersebut. Banyaknya perusahaan produsen kereta gantung dengan berbagai kelemahan dan keunggulan masing-masing teknologi membuat perlu dilakukannya analisis teknologi kereta gantung seperti apa dan bagaimanakah yang paling tepat untuk diterapkan di Kawasan Pantai Selatan Kabupaten Gunungkidul. Diperlukan adanya kriteria sebagai tolak ukur dalam proses pengambilan keputusan. Kriteria-kriteria yang ditentukan harus mencakup aspek teknis dan teknologi, aspek ekonomi, aspek sosial budaya, dan aspek lingkungan. Pada aspek teknis dan teknologi, kriteria yang digunakan adalah kualitas, spesifikasi mesin, maintenance, dan tingkat keamanan (safety). Pada aspek sosial budaya, kriteria yang digunakan adalah pengurangan kemiskinan, penyerapan lapangan kerja, dan pelestarian nilai-nilai budaya. Pada aspek ekonomi, kriteria yang digunakan adalah kontribusi terhadap PDRB, harga, pemanfaatan SDA sebagai daya tarik wisata, dan pemanfaatan sumber daya lokal. Pada aspek lingkungan, kriteria yang dipilih adalah pengurangan bahan bakar fosil, pemeliharaan kondisi tanah dan batuan, dan industri berwawasan lingkungan.  

Kata Kunci:  transportasi, kereta gantung, green mobility, pengambilan keputusan, metode analytical hierarchy process