Abstrak


Analisis rasio kinerja keuangan pada perum pegadaian cabang Kartasura periode 2000 – 2002


Oleh :
Nataliana Rosita Dewi - F3300194 - Fak. Ekonomi dan Bisnis

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui beberapa hal yang berkaitan dengan laporan keuangan Perum Pegadaian Cabang Kartasura yaitu: (1) Kondisi keuangan perusahaan dari tahun 2000-2002. (2) Kinerja Perum Pegadaian berdasarkan rasio keuangan dari tahun ke tahun. (3) Perkembangan kinerja keuangan Perum Pegadaian. Obyek penelitian ini adalah Perum Pegadaian Cabang Kartasura. Sumber data yang diperoleh berupa laporan laba rugi periode 2000-2002 dan neraca periode 2000-2002, data yang diperoleh penulis dikumpulkan dengan metode wawancara kepada pejabat yang terkait, observasi dan dokumentasi perusahaan yang berkaitan dengan analisis rasio dan kinerja keuangan. Dari data yang ada dilakukan analisis likuiditas (Working Capital to Total Assets Ratio, Current Ratio, Quick Ratio, Cash Ratio), analisis solvabilitas ( Total Debt to Equity Ratio, Total Debt to Total Capital Assets Ratio, Owner’s equity to Fixed Assets Ratio, Owner’s Equity to Total Assets Ratio ), analisis rentabilitas (Return on Investment, Rentabilitas Ekonomi, Rentabilitas modal sendiri). Analisis yang dilakukan juga berdasar Standar BUMN yakni menurut SK. Menkeu No. 740 / KMK.00 / 1989. Hasil penelitian ini meliputi: (1) Likuiditas Perum Pegadaian Cabang Kartasura di atas 100 % untuk perusahaan jasa, sehingga dapat dikatakan perusahaan dalam kondisi likuid. Solvabilitas Perum Pegadaian Cabang Kartasura kurang dari 100 % tetapi masih dapat dikatakan dalam kondisi yang solvabel dilihat dari kecukupan total aktiva yang digunakan untuk menjamin semua hutang. Rentabilitasnya sangat baik oleh karenanya perusahaan dapat dikatakan rentabel. Berdasar SK. Menkeu No.740/KMK.00/1989, Perum Pegadaian Cabang Kartasura likuiditasnya dalam keadaan sehat sekali karena Li >150 %, solvabilitas Perum Pegadaian Cabang Kartasura dalam keadaan tidak sehat karena So <100 % dan rentabilitasnya dalam keadaan sehat sekali karena Re >12 %. Berdasarkan kesimpulan di atas penulis memberikan saran agar perusahaan mempertahankan likuiditas dan rentabilitas dengan menempatkan dana yang ada untuk menambah aktiva tetap serta meningkatkan laba usaha, sedangkan solvabilitasnya perlu ditingkatkan agar dari tahun ke tahun tidak mengalami penurunan yang akan mempengaruhi kinerja keuagan pada umumnya.