Abstrak


Eksperimentasi Model Pembelajaran Group Investigation Dan Think Pair Share Dengan Assessment For Learning Melalui Peer-Assessment Pada Relasi Dan Fungsi Ditinjau Dari Kepercayaan Diri Siswa Kelas VIII SMP Negeri Di Kabupaten Karanganyar Tahun Pelajaran 2016/2017


Oleh :
Ummu Salamah - S851508035 - Pascasarjana

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui:  (1)  manakah  yang  meng-
hasilkan prestasi belajar siswa lebih baik, model pembelajaran GI-AfL-Peer- Assessment, TPS-AfL-Peer-Assessment atau model pembelajaran langsung, (2) manakah yang menghasilkan prestasi belajar siswa lebih baik, siswa dengan kepercayaan diri tinggi, sedang atau rendah, (3) pada masing-masing tingkat kepercayaan diri, manakah yang menghasilkan prestasi belajar siswa lebih baik, model pembelajaran GI-AfL-Peer-Assessment, TPS-AfL-Peer-Assessment atau model pembelajaran langsung, (4) pada masing-masing model pembelajaran, manakah yang menghasilkan prestasi belajar siswa lebih baik, siswa dengan kepercayaan diri tinggi, sedang atau rendah.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan desain
faktorial 3×3. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP
Negeri di Kabupaten Karanganyar. Sampel penelitian diperoleh secara Stratified
Cluster Random Sampling yaitu sebanyak 292 siswa yang terdiri dari 99 siswa pada kelas eksperimen satu, 96 siswa pada kelas eksperimen dua,  dan 97 siswa pada kelas kontrol. Teknik analisis data menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama, yang kemudian dilanjutkan dengan uji komparasi ganda meng-gunakan metode Scheffe.
Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh simpulan : (1) model pembe- lajaran GI-AfL-Peer-Assessment menghasilkan prestasi belajar matematika lebih baik daripada model pembelajaran TPS-AfL-Peer-Assessment dan model pembe- lajaran langsung, serta model pembelajaran TPS-AfL-Peer-Assessment mengha- silkan prestasi belajar matematika sama baiknya dengan model pembelajaran langsung, (2) siswa dengan kepercayaan diri tinggi memiliki prestasi belajar matematika lebih baik daripada siswa dengan kepercayaan diri sedang dan rendah, serta siswa dengan kepercayaan diri sedang dan rendah memiliki prestasi belajar matematika sama baik, (3) Pada masing-masing tingkat kepercayaan diri, model pembelajaran GI-AfL-Peer-Assessment menghasilkan prestasi belajar matematika lebih baik daripada model pembelajaran TPS-AfL-Peer-Assessment dan model pembelajaran langsung, serta model pembelajaran TPS-AfL-peer-assessment menghasilkan prestasi belajar matematika sama baiknya dengan model pembela- jaran langsung, (4) Pada masing-masing model pembelajaran, siswa dengan kepercayaan diri tinggi memiliki prestasi belajar matematika lebih baik daripada siswa   dengan   kepercayaan   diri   sedang   dan   rendah,   serta   siswa   dengan kepercayaan diri sedang dan rendah menghasilkan prestasi belajar matematika sama baik.