Abstrak


Pengembangan Modul Berbasis Discovery dan Potensi Lokal pada Materi Fungi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X SMAN 8 Yogyakarta


Oleh :
Khoirotul Faizah - S831208052 - Pascasarjana

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui karakteristik modul berbasis discovery dan potensi lokal pada materi Fungi; 2) Mengetahui kelayakan modul berbasis discovery dan potensi lokal pada materi Fungi; 3) Mengetahui keefektivan discovery dan potensi lokal pada materi Fungi. Penelitian ini merupakan adaptasi dari penelitian pengembangan Borg & Gall (1983) yang meliputi: 1) Penelitian dan Pengumpulan Informasi/ research and collecting information; 2) Perencanaan/ planning; 3) Pengembangan Produk Awal/ develop preliminary form of product; 4) Uji Coba Awal/ preliminary field testing; 5) Revisi Produk Utama/ main product revision; 6) Uji Lapangan Utama/ main field testing; 7) Revisi Produk Operasional/ operational product revision; 8) Uji Lapangan Operasional/ operational field testing; 9) Revisi Produk Akhir/ final product revision; 10) Diseminasi dan Implementasi/ dissemination and implementation. Analisis uji menggunakan independent samples t-test. Hasil penelitian disimpulkan bahwa: 1) Karakteristik modul berbasis discovery dan potensi lokal dikembangkan berdasarkan analisis potensi lokal fungi dan model pembelajaran discovery (stimulasi, merumuskan masalah,mengumpulkan data, mengolah data, verifikasi, dan generalisasi); 2) Kelayakan modul diperoleh berdasarkan hasil penilaian ahli materi memperoleh skor 100; ahli pengembangan modul memperoleh skor 81,52; ahli bahasa memperoleh skor 88,89; ahli perangkat pembelajaran emperoleh skor 90,42; rata- rata penilaian guru memperoleh skor 89,04; serta rata-rata penilaian siswa memperoleh skor 88,41; 3) Modul berbasis discovery dan potensi lokal pada materi Fungi terbukti efektif meningkatkan hasil belajar siswa, didasarkan pada hasil uji independent samples t-test menunjukkan adanya perbedaan hasil post-test antara kelas eksperimen dan kontrol diperoleh sig 0,000<0,05, serta peningkatan rata-rata N-gain sebesar 0,77 yang termasuk kualifikasi tinggi. Kata Kunci : potensi lokal, model pembelajaran discovery, materi fungi