Abstrak


Analisis penyerapan tenaga kerja dalam industri manufaktur di propinsi Jawa Timur tahun 2001 : pendekatan keterkaitan antar sektor menggunakan model input-output


Oleh :
Betty Setya Susanti - F.0199004 - Fak. Ekonomi dan Bisnis

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya keterkaitan ke belakang dan ke depan sektor industri manufaktur dalam hal penyerapan tenaga kerja di propinsi Jawa Timur tahun 2001. Melalui tabel input output, diketahui bahwa kelompok industri makanan, minuman dan tembakau, kelompok industri pengilangan minyak dan kelompok industri lainnya memiliki angka koefisien input tertinggi dibanding sektor lainnya. Kemudian dari masing-masing sektor dipilih satu sektor yang masuk dalam kategori sektor industri manufaktur tersebut.. Masing-masing terdiri atas industri penggilingan padi, industri tekstil dan industri pengilangan minyak. Selanjutnya dipilih sektor-sektor yang masuk dalam backward lingkage dan forward lingkage dari masing-masing sektor yang telah dipilih, disajikan dalam bentuk diagram mata rantai. Pembahasan penelitian ini adalah menghitung besarnya keterkaitan ke belakang dan ke depan industri penggilingan padi, industri tekstil dan industri pengilangan minyak dalam hal penyerapan tenaga kerja di Jawa Timur tahun 2001. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa keterkaitan ke belakang sebesar 289.105.556, terdiri atas industri penggilingan padi sebesar 288.372.876 orang dan industri tekstil sebesar 732.680 tenaga kerja. Industri pengilangan minyak tidak memiliki keterkaitan ke belakang. Keterkaitan ke depan sebesar 33.566, terdiri dari industri penggilingan padi sebesar 20.145, industri tekstil sebesar 13.011 dan industri pengilangan minyak sebesar 410 tenaga kerja. Saran yang dikemukakan yaitu pemerintah Jawa Timur sebaiknya memprioritaskan pengembangan sektor industri penggilingan padi dan tekstil yang memiliki rantai keterkaitan ke depan panjang. Selain itu juga diimbangi dengan penerapan teknologi tepat guna sesuai kebutuhan industri yang bersangkutan.