Abstrak


Prarancangan pabrik asam formiat dengan proses hidrolisa metil formiat kapasitas 20.000 ton / tahun


Oleh :
Dini Anggraini - I1502017 - Fak. Teknik

ABSTRAK Asam Formiat merupakan bahan yang digunakan antara lain sebagai bahan baku untuk pembekuan getah karet atau koagulan, desinfektan dan bahan pewarna dalam industri tekstil. Prarancangan pabrik asam formiat proses hidrolisa metil formiat kapasitas 20.000 ton/tahun didirikan untuk memenuhi kebutuhan asam formiat dalam negri dan selebihnya untuk diekspor. Pabrik ini direncanakan akan didirikan dikawasan Industri Gresik, Jawa Timur. Pembentukan asam formiat merupakan reaksi hidrolisa yang dilakukan dengan cara mereaksikan metil formiat dengan air. Reaksi yang terjadi adalah reaksi endotermis dan dilakukan dalam reaktor CSTR selama 1 jam. Tahap reaksi ini berlangsung pada kondisi suhu 80 OC dan tekanan 3 at. Untuk mendapatkan asam formiat dengan kemurnian 82 % maka asam formiat dimurnikan dalam menara distilasi. Peralatan utama dalam pabrik asam formiat ialah reaktor jenis Continous Stirred Tank Reaktor (CSTR) dan menara distilasi. Peralatan pendukungnya terdiri dari tangki penyimpanan, pompa, heat exchanger. Untuk menunjang proses produksi, maka didirikan unit pendukung yaitu unit utilitas yang meliputi pengadaan dan pengolahan air, listrik, steam, bahan bakar, udara tekan. Laboratorium untuk menjaga mutu dan kualitas bahan baku dan produk sesuai dengan spesifikasi yang diharapkan. Pabrik asam formiat ini direncanakan akan dibangun diatas area seluas 20.000 m2 dan berbentuk Perseroan Terbatas (PT) yang dipimpin oleh seorang direktuir utama. Dari analisa ekonomi, diperoleh total investasi (TCI) sebesar Rp. 182.669.509.927. Return Of Investment (ROI)setelah pajak sebesar 39,73 % , Pay Out Time (POT) setelah pajak 2,10 tahun. Sedangkan Break Event Point (BEP) sebesar 44,34 % dan Shut Down Point (SDP) 33,13 %. Berdasarkan perhitungan ekonomi tersebut dapat disimpulkan bahwa pabrik asam formiat ini cukup layak untuk didirikan.