Abstrak


Implementasi Asas Cepat, Tepat, Adil dan Murah dalam Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial melalui Pengadilan Hubungan Industrial (Studi di Pengadilan Hubungan Industrial Samarinda)


Oleh :
Dedi Fardiman - S.310508006 - Fak. Hukum

Penulisan hukum ini bertujuan untuk mengetahui  implementasi asas cepat,
tepat, adil dan murah dalam penyelesaian perselisihan  hubungan industrial melalui pengadiian hubungan industrial Samarinda dan mengetahui faktor-falctor yang mempengaruhi  implementasi.
Penelitian  ini  merupakan  penelitian  yang  bersifat  deskriptif dan  apabila dilihat  dari bentuknya  termasuk  penelitian  evaluatif.  Lokasi penelitian  adalah  di Pengadilan  Hubungan  Industrial  Samarinda  Jenis  data  yang  digunakan  adalah data primer dan data sekunder. Teknik  pengumpulan  data yang digunakan  yaitu melalui wawancara mendalam (indepth interview). Analisis data menggunakan analisis data kualitatif dengan model interaktif.
Dari penelitian  ini diperoleh  hasil bahwa Pengadilan  Hubungan  Industrial Samarinda  belum dapat mengimplementasikan asas cepat, tepat adil, dan murah, karena:   Karena   daiam  impiementasi   Undang-Undang   Nomor   2  Tahun  2004 tentang  penyelesaian  perselisihan   hubungan  industrial  sangat  terpengaruh  oleh semua   keadaan   yang  berkaitan   dengan   perselisihan   hubungan   industrial   itu sendiri.  Falctor-faktor  yang  mempengaruhi   Implementasi:  komponen   subtansi, dalam  Undang-Undang  Nomor  2 Tahun  2004 tentang  Penyelesaian  Perselisihan Hubungan Industrial, yang digunakan adalah hukum acara perdata; komponen struktur, Hakim  ad-hoc kurang  menguasai  hukum  acara  perdata,  hal disebabkan karena,  mereka  belum  memiliki  pengalaman.  Kurang    profesionalnya  Panitera dalam  minutasi  perkara;  komponen  kultur,  Sikap atau  Budaya  tidak  mau tepat waktu   untuk   menghadiri   sidang,   Sikap   atau   Budaya   tidak   bisa   menerima kekalahan.
Hasil penelitian  ini  diharapkan  mampu memberikan  masukan  bagi sistem
peradilan   industrial   di   Pengadilan   Hubungan   Industrial   Samarinda.   Sebagai tarnbahan pengetahuan  bagi masyarakat.