Abstrak


Keragaan Permintaan Dan Strategi Pengembangan Komoditas Sayuran Unggulan DiKabupaten Semarang (Pendekatan Kajian Dengan Analitycal Hierarchy Procces)


Oleh :
Putri Indrastianingrum - S641108009 - Pascasarjana

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan permintaan sayuran di Kabupaten Semarang dan menentukan prioritas komoditas sayuran unggulan untuk dikembangkan di Kabupaten Semarang.  
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis. Sedangkan metode pengambilan lokasi penelitian adalah secara sengaja (purposive) yaitu di Kabupaten Semarang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret- Juni 2013. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data primer dan data sekunder. Penelitian ini terdiri dari 3 tahap, dimana setiap tahap membutuhkan responden dan alat analisis yang berbeda- beda. Tahap pertama (mengetahui keragaan permintaan sayuran) memerlukan 40 responden dan dianalisis secara deskriptif, sedangkan tahap kedua (menentukan prioritas komoditas sayuran unggulan) memerlukan 6 responden dan AHP sebagai alat analisisnya sedangkan tahap ketiga (menentukan strategi pengembangan) 
mengunakan SWOT sebagai alat analisisnya. 
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Keragaan permintaan sayuran di  Kabupaten Semarang meliputi 22 jenis sayuran, untuk unsur sayuran yang paling laku atau diminati konsumen,sayuran yang paling banyak dijual oleh pedagang dan omset penjualan sayuran terbanyak menunjukkan hasil bahwa terdapat lima sayuran dengan prosentase tertinggi yaitu kubis,bayam,wortel,buncis dan sawi hijau. (2) Prioritas komoditas sayuran unggulan yang dikembangkan di Kabupaten Semarang yaitu bayam, sawi  hijau, wortel, buncis dan kubis dengan nilai prioritas masing- masing  adalah 0,2278( bayam); 0,2188 (sawi hijau); 0,2171 (wortel)); 0,2110 (buncis) dan 0,1254 (kubis). (3) Strategi pengembangan yang tepat untuk diterapkan adalah strategi SO. 
Penelitian ini diharapkan mempunyai implikasi kebijakan pada Pemerintah Daerah Kabupaten Semarang untuk membuat kebijakan yang menjadi acuan bagi semua pihak atau pemangku kepentingan terkait dengan pengembangan komoditas  sayuran unggulan sehingga komoditas unggulan akan menghasilkan keuntungan yang besar untuk petani khususnya dan untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Semarang pada umumnya. 

Kata Kunci: Komoditas Sayuran Unggulan, Keragaan permintaan, AHP, SWOT.