Abstrak


Perbandingan discretionary accruals antara perusahaan yang melakukan perubahan metode akuntansi dengan perusahaan yang tidak melakukan perubahan metode akuntansi sebelum ipo


Oleh :
Fausa Arie Ajie - F.1301058 - Fak. Ekonomi dan Bisnis

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan pada discretionary accruals antara perusahaan yang melakukan perubahan metode akuntansi dan tidak melakukan perubahan metode akuntansi. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEJ. Data diperoleh dari prospektus yang diterbitkan oleh perusahaan. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 15 perusahaan yang melakukan perubahan metode akuntansi sebagai sampling group dan 15 perusahaan yang tidak melakukan perubahan metode akuntansi sebagai controlling group. Perubahan metode akuntansi yang diteliti adalah perubahan dalam metode pencatatan persediaan, penyusutan,kerugian piutang, pengakuan pendapatan, dan beban ditangguhkan yang memiliki dampak menaikkan laba. Penelitian didasarkan pada kerangka pemikiran bahwa manajemen cenderung melakukan earnings management melalui perekayasaan transaksi yang terkait dengan akrual, melalui pemilihan kebijakan akuntansi yang dapat memaksimalkan utilitas dan/ atau market value perusahaan. Kebijakan akuntansi yang direkayasa oleh manajemen hanyalah kebijaksanaan yang dibawah pengendaliannya (discretionary accounting policy), sehingga hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat perbedaan yang signifikan pada discretionary accruals antara perusahaan yang melakukan perubahan metode akuntansi dan perusahaan yang tidak melakukan perubahan metode akuntansi. Discretionary accruals dihitung dengan mengurangi total accruals dengan nondiscretionary accruals. Berdasarkan uji normalitas data yang telah digunakan dalam penelitian ini berdistribusi normal dan tidak normal, Sehingga pengujian dilakukan dengan uji parametrik dan nonparametrik. Untuk data yang tidak normal dilakukan uji kolmogorov-smirnov. Karena penelitian ini bertujuan mencari perbedaan nilai mean pada dua kelompok perusahaan, maka pengujian dilakukan dengan uji beda dua mean (paired sample test) dan untuk data yang tidak normal dilakukan uji wilcoxon. Hasil pengujian yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan, yaitu: dari nilai mean dapat diketahui bahwa perusahaan yang melakukan perubahan metode akuntansi yang melakukan perubahan metode akuntansi yang dampaknya menaikkan laba, discretionary accrualsnya bernilai positif yang berarti bahwa perusahaan pada sample group melakukan kebijakan akuntansi yang menaikkan laba. Hal ini sesuai dengan perubahan metode yang diteliti yaitu menaikkan laba. Sedangkan pada perusahaan yang tidak melakukan perubahan metode akuntansi, discretionary accrualsnya bernilai positif yang berarti perusahaan pada controlling group melakukan kebijakan akuntansi yang meningkatkan laba namun nilainya lebih kecil dari sample group. Walaupun demikian dari hasil pengujian paired sample test diperoleh nilai t hitung yang lebih kecil dari t tabel dan nilai probabilitas yang lebih besar dari 0,05 yang berarti bahwa hipotesis yang diajukan ditolak dan menerima hipotesis null, yaitu tidak terdapat perbedaan yang signifkan pada discretionary accruals antara kedua kelompok perusahaan tersebut. Artinya bahwa perubahan metode akuntansi tidak memiliki pengaruh yang signifikan pada discretionary accruals. Selain itu, dalam penelitian ini juga dilakukan uji wilcoxon namun hasil yang diperoleh sama dengan hasil pengujian paired sample test. Penelitian ini memiliki keterbatasan yang cukup banyak, sehingga saran untuk penelitian selanjutnya diharapkan agar dapat membuktikan perbedaan yang signifikan pada discretionary accruals antara perusahaan yang melakukan perubahan dan perusahaan yang tidak melakukan perubahan metode akuntansi dengan mengembangkan keterbatasan yang ada dalam penelitian ini. Misalnya, dengan memperluas perubahan metode akuntansi yang diteliti, atau bahkan bisa dikembangkan juga pada perubahan estimasi sehingga sampel yang diperoleh akan lebih banyak.