Abstrak


Analisis pengaruh inflasi, tingkat suku bunga sbi dan nilai tukar terhadap indeks saham sektor keuangan di bursa efek Jakarta


Oleh :
Radityo Aji Nugroho - F.0199055 - Fak. Ekonomi dan Bisnis

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah tingkat inflasi, suku bunga SBI dan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpengaruh terhadap indeks saham sektor keuangan di Bursa Efek Jakarta untuk periode 1999-2002. Sehubungan dengan masalah tersebut diajukan hipotesis yakni sebagai berikut : ada hubungan negatif antara tingkat inflasi, suku bunga SBI dan nilai tukar terhadap indeks saham sektor keuangan di BEJ. Penelitian ini merupakan analisis data sekunder, data yang digunakan adalah data deret waktu (time series) dari Januari 1999 – Desember 2002. Alat analisis yang digunakan adalah analisis model dinamis Error Corection Model (ECM), indeks saham sektor keuangan sebagai variabel dependen sedangkan tingkat inflasi, SBI, dan nilai tukar sebagai variabel indpenden. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat inflasi, suku bunga SBI pada jangka panjang dan nilai tukar rupiah pada jangka pendek tidak berpengaruh secara signifikan terhadap indeks saham sektor keuangan di Bursa Efek Jakarta. Sedangkan tingkat inflasi, suku bunga SBI pada jangka pendek dan nilai tukar pada jangka panjang berpengaruh secara signifikan terhadap indeks saham sektor keuangan di Bursa Efek Jakarta. Terdapat beberapa saran yang dapat diberikan berkaitan dengan hasil penelitian yang dilakukan. Pemerintah harus dapat menerapkan kebijakan yang tepat untuk menekan laju inflasi dalam jangka pendek. Otoritas moneter diharapkan dapat memberlakukan kebijakan yang dapat mendukung iklim investasi sekuritas Indonesia. Salah satunya adalah menerapkan suku bunga yang dianggap wajar dan kompetitif. Perlunya sosialisasi instrumen reksadana bagi para investor yang awam agar pasar modal di Indonesia lebih berkembang. Komitmen pemerintah dalam menjalankan kebijakan politik & ekonomi yang konsisten dan kepastian hukum dengan harapan dapat mengembalikan kepercayaan investor dan meningkatkan iklim investasi di Indonesia.