Abstrak


Analisis sikap kerja pekerja manual material handling UD . Tetap Temangat dengan metode owas (ovako working posture analysis system)


Oleh :
Triyono - I0300048 - Fak. Teknik

ABSTRAK Peranan manusia sebagai sumber tenaga kerja masih dominan dalam menjalankan proses produksi terutama kegiatan yang bersifat manual. Salah satu bentuk peranan manusia adalah aktivitas manual material handling (MMH). Aktivitas MMH dapat menyebabkan resiko gangguan muskuloskeletal pada bagian otot, urat syaraf, urat daging, tulang, persendian tulang, dan tulang rawan. UD. Tetap Semangat adalah sebuah industri kecil yang memproduksi paving dan tegel, dimana semua aktivitas produksi dilakukan oleh tenaga manusia. Dari penyebaran kuesioner Nordic Map telah diketemukan berbagai keluhan akibat aktivitas MMH pada berbagai anggota tubuh para pekerja departemen pencetakan dan pengiriman. Selain itu para pekerja melakukan aktivitas MMH dengan sikap kerja yang salah dan beresiko terhadap keamanan sistem muskuloskeletal. Pada penelitian ini berupaya mengidentifikasi dan menganalisa sikap kerja pekerja departemen pencetakan dan pengiriman untuk mengetahui kondisi sikap kerja pada saat ini. Adapun metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode OWAS. Metode ini mengelompokkan sikap kerja menjadi empat kategori sikap kerja dan rekomendasi perbaikan sikap kerja. Dari hasil penelitian telah mengidentifikasi sikap kerja pekerja departemen pencetakan dengan 79%-90% sikap kerja berada pada kelompok kategori 2, yaitu signifikan berbahaya bagi sistem muskuloskeletal. Pada departemen pengiriman tercatat 59%-79% sikap kerja berada pada kelompok kategori 1, yaitu aman terhadap sistem muskuloskeletal. Meskipun demikian perlu dilakukan perbaikan tempat kerja, karena masih ditemukan sikap kerja yang berbahaya bagi sistem muskuloskeletal. Rekomendasi perbaikan yang harus dilakukan adalah mengubah sikap kerja pada bagian tubuh kaki dan punggung. Pada bagian tubuh tersebut mengalami pembebanan akibat sikap kerja yang membungkuk. Agar tidak terjadi pembebanan, maka diusulkan perubahan tempat kerja yang menghasilkan sikap bahu dan pinggul pada posisi segaris. Kata Kunci : manual material handling (MMH), gangguan muskuloskeletal, sikap kerja yang salah, metode OWAS, kategori sikap kerja, dan rekomendasi perbaikan. xviii + 92 halaman ; 23 gambar ; 36 tabel ; 3 lampiran Daftar pustaka : 18 (1981 – 2005)