Abstrak


PENGGUNAAN ABU AMPAS TEBU DAN LIMBAH KERAMIK DALAM PERENCANAAN BETON RAMAH LINGKUNGAN MUTU 45 MPA


Oleh :
Riza Hilmi Fatih - I 8216021 - Fak. Teknik

Perkembangan teknologi dalam bidang konstruksi di Indonesia terus mengalami
peningkatan. Pada dekade terakhir marak dikembangkan beton konvensional yang
memiliki workabilitas yang tinggi dan flowability yang tinggi. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui perencanaan beton mutu tepat 45 MPa yang ramah lingkungan
dengan menggunakan abu ampas tebu dan limbah keramik, dan biaya yang dibutuhkan
dalam pembuatan beton inovasi dengan subtituen abu ampas tebu dan limbah keramik.
Material yang digunakan yaitu semen PCC tipe 1 dari Semen Indonesia, agregat kasar
berupa limbah keramik dari industri keramik Prima Gemilang Jaten Karanganyar,
agregat halus berasal dari Kali Progo Yogyakarta, dan ampas tebu diambil dari PG.
Tasikmadu Karanganyar. Proses pengolahan ampas tebu menjadi abu ampas tebu yaitu
dengan dijemur, dibakar, dan kemudian disaring. Sampel yang digunakan berjumlah
12 sampel dengan jumlah penggunaan semen 703,125 Kg/m 3 , 600 Kg/m , dan 658,33 Kg/m
3 . Pengujian yang dilakukan pada penelitian ini yaitu uji material, uji slump, dan uji kuat tekan beton. Dari hasil penelitian, diperoleh mix design dengan hasil kuat tekan 45 MPa pada umur
28 hari yang ekonomis dan ramah lingkungan dengan menggunakan semen sebesar
658,33 Kg/m 3  , abu ampas tebu 34,56 Kg/m 3  , air 221,05 Kg/m 3 , agregat halus 543,57
Kg/m 3  , dan agregat kasar (limbah keramik) sebesar 609,4 Kg/m 3 . Beton inovasi dapat menghemat penggunaan semen sebesar 34,56 Kg/m 3  atau 4,98?ri beton konvensional. Biaya pembuatan beton inovasi lebih murah 7,19 % bila dibandingkan dengan beton konvensional.
 
Kata kunci: abu ampas tebu, limbah keramik, mutu beton, ramah lingkungan 3 , 650 Kg/m3