;

Abstrak


Efektivitas Pembelajaran Penalaran Induktif Menggunakan Metode Eksperimen dan Diskusi ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis dan Kemampuan Awal Siswa


Oleh :
Ayu Lestari - S831602004 - Sekolah Pascasarjana

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan hasil belajar pada kompetensi pengetahuan, kompetensi sikap dan kompetensi keterampilan pada pembelajaran penalaran induktif menggunakan metode eksperimen dan metode diskusi ditinjau dari kemampuan berpikir kritis dan kemampuan awal, serta interaksinya.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Experimental). Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII di SMP N 13 Magelang. Sampel penelitian ditentukan secara acak dengan teknik cluster random sampling. Kelas eksperimen 1 dengan metode eksperimen dan kelas eksperimen 2 dengan metode diskusi. teknik pengumpulan data menggunakan metode tes untuk mendapatkan data hasil belajar kompetensi pengetahuan, kemampuan berpikir kritis dan kemampuan awal. Sedangkan metode observasi untuk mendapatkan data hasil belajar kompetensi sikap dan kompetensi keterampilan. Uji hipotesis penelitian ini menggunakan anava tiga jalan dengan desain faktorial 2x2x2.
Dari hasil uji hipotesis, dapat disimpulkan bahwa: 1) ada perbedaan hasil belajar ketiga kompetensi pada penerapan metode eksperimen dan metode diskusi 2) ada perbedaan hasil belajar kompetensi pengetahuan dan sikap pada tingkat kemampuan awal siswa, 3) ada perbedaan hasil belajar kompetensi pengetahuan dan sikap pada tingkat kemampuan berpikir kritis siswa, 4) tidak ada interaksi antara kemampuan awal dengan metode pembelajaran terhadap hasil belajar, 5) tidak ada interaksi antara kemampuan berpikir kritis dengan metode pembelajaran terhadap hasil belajar, 6) tidak ada interaksi antara kemampuan awal dengan kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar, dan 7) tidak ada interaksi antara kemampuan awal, kemampuan berpikir kritis dan metode pembelajaran terhadap hasil belajar.