Abstrak


Hubungan antara tingkat pendidikan formal ibu dengan perilaku pencegahan diare pada anak di Kelurahan Pucangsawit Surakarta


Oleh :
Dodi Nawan Santosa - G.0004086 - Fak. Kedokteran

ABSTRAK Dodi Nawan Santosa, G0004086, 2009. Hubungan antara Tingkat Pendidikan Formal Ibu dengan Perilaku Pencegahan Diare pada Anak di Kelurahan Pucangsawit Surakarta. Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta. Diare infeksi merupakan penyakit yang masih perlu diwaspadai menyerang anak dan merupakan penyebab utama kematian dan kesakitan pada anak di Negara berkembang, termasuk Indonesia. Faktor yang mempengaruhi diare ini, salah satunya adalah pengetahuan ibu atau tingkat pendidikan ibu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan formal ibu dengan perilaku pencegahan diare pada anak di Kelurahan Pucangsawit Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode analitik non eksperimental dengan pendekatan cross sectional study. Subyek penelitian adalah warga di salah satu daerah endemis diare yaitu di Kelurahan Pucangsawit Surakarta. Perilaku masyarakat diukur dengan menggunakan kuesioner yang meliputi kuesioner pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat terhadap pencegahan diare yang terdiri atas 30 item pertanyaan. Hasil penelitian dari total 30 sampel didapatkan skor rata-rata perilaku pencegahan sebesar 109,83, dari skor sempurna yaitu 150, sedangkan untuk latar belakang pendidikan formal yaitu tamat SD sebanyak 30%, tamat SMP 36,67%, tamat SMA 26,67%, Perguruan Tinggi 6,67%. Dari penelitian didapatkan hasil bahwa ada hubungan, dengan tingkat korelasi kuat, antara tingkat pendidikan formal ibu dengan perilaku pencegahan diare pada anak di Kelurahan Pucangsawit Surakarta. Dari uji Korelasi Rank Spearman didapatkan r = 0,611. Jadi semakin tinggi tingkat pendidikan semakin baik juga perilaku pencegahan diare pada anak di Kelurahan Pucangsawit Surakarta.