Abstrak


EKSPERIMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI TRANSFORMASI GEOMETRI DITINJAU DARI MINAT BELAJAR SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 5 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2018/2019


Oleh :
Elisabet Mega Nur Pratiwi - K1315017 - Fak. KIP

Tujuan  Penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  (1)  manakah  yangmemberikan  prestasi belajar matematika yang lebih baik antara model  ProblemBased  Learning atau  model  pembelajaran  langsung  pada  materi  TransformasiGeometri,  (2) manakah yang memberikan prestasi belajar matematika yang lebihbaik,  siswa  dengan  minat belajar  tinggi,  sedang, atau  rendah  pada  materiTransformasi Geometri,   (3) pada masing-masing model pembelajaran, manakahyang memberikan prestasi belajar lebih baik, siswa dengan minat belajar tinggi,sedang atau rendah pada materi  Transformasi Geometri, (4) pada masing-masingtingkatan minat  belajar,  manakah yang memberikan prestasi  belajar lebih baik,model  Problem Based Learning  atau model pembelajaran langsung  pada materiTransformasi Geometri.Penelitian  ini  termasuk  jenis  penelitian  eksperimental  semu.  Populasipenelitian adalah seluruh  siswa  kelas  XI  IPS SMA Negeri  5  Surakarta  tahunajaran 2018/2019, yang terdiri dari 5 kelas dengan banyaknya siswa 155. Sampelyang digunakan yaitu  2 kelas  dengan jumlah total  siswa kedua kelas  tersebutadalah 63 siswa. Pengambilan sampel dilakukan secara sampling random kluster.Uji coba instrumen dilaksanakan di SMA Negeri 2 Surakarta pada kelas IX IPS.Teknik  pengumpulan  data  yang  digunakan  adalah  metode  dokumentasi  untukmengumpulkan  data  yang  berupa  data  nilai  UTS matematika,  metode  angketuntuk data  minat  belajar  matematika siswa dan metode tes untuk data  prestasibelajar matematika siswa pada materi transformasi geometri. Teknik analisis datayang digunakan adalah analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama, kemudiandilakukan uji lanjut pasca anava yaitu uji komparasi ganda dengan menggunakanmetode Scheffe. Sebagai persyaratan analisis yaitu populasi berdistribusi normalmenggunakan  uji  Lilliefors  dan  populasi  mempunyai  variansi  yang  sama(homogen) menggunakan metode Bartlett.Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) model  Problem BasedLearning  memberikan  prestasi belajar  yang  lebih  baik  daripada modelpembelajaran  langsung  pada  materi  Transformasi  Geometri, 2) siswa  yangmemiliki minat belajar tinggi  memberikan prestasi belajar matematika lebih baikdari  pada  siswa  yang  memiliki  minat  belajar  rendah,  sedangkan  siswa  yangmemiliki minat belajar tinggi memberikan prestasi belajar matematika yang samabaiknya  dengan  siswa  yang  memiliki  minat  belajar  sedang,  dan  siswa  yangmemiliki minat belajar sedang memberikan prestasi belajar matematika yang samabaiknya  dengan  siswa  yang  memiliki  minat  belajar  rendah  pada  materiTransformasi  Geometri, (3)  pada  masing-masing  model  pembelajaran,  siswadengan minat belajar tinggi memberikan prestasi  belajar matematika yang lebihbaik dibandingkan siswa  dengan minat  belajar  rendah,  sedangkan siswa  yangmemiliki  minat  belajar  tinggi  memberikan  prestasi  belajar  matematika  samabaiknya  dengan  siswa  yang  memiliki  minat  belajar  sedang  dan  siswa  yangmemiliki minat belajar sedang memberikan prestasi belajar matematika yang samabaiknya  dengan  siswa  yang  memiliki  minat  belajar  rendah  pada  materiTransformasi Geometri, (4) pada masing-masing tingkat minat belajar matematikasiswa,  model  Problem Based Learning  memberikan  prestasi belajar  yang lebihbaik  dibandingkan  model  pembelajaran  langsung  pada  materi  TransformasiGeometri.Kata kunci : model Problem Based Learning, minat belajar, prestasi,  transformasi