Abstrak


Mikrozonasi Indeks Kerentanan Seismik Menggunakan Metode Horizontal to Vertical Spectral Ratio di Kota Boyolali


Oleh :
Rizqi Aula Lazuardian - M0214061 - Fak. MIPA

Penelitian tentang potensi kerentanan seismik telah dilakukan di wilayah sekitar Kota Boyolali. Tujuan penelitian ini untuk menentukan mikrozonasi indeks kerentanan seismik dengan menggunakan metode HVSR (Horizontal to Vertical Spectral Ratio). Penelitian dilakukan dengan menggunakan  seperangkat alat Portable Digital Seismograph TDS-303S (YGI-I). Akuisisi data dilakukan di 15 titik di Kota Boyolali dengan interval jarak antar titiknya sekitar 1-2 km, dengan durasi pengambilan data dilakukan selama 60 menit. Pengolahan data menggunakan software Geopsy untuk mendapatkan kurva HVSR dan software Surfer 11 untuk mendapatkan peta kontur. Berdasarkan kurva HVSR diperoleh parameter frekuensi dominan (Image) dan nilai amplifikasi (Image). Dua parameter tersebut digunakan untuk menghitung nilai indeks kerentanan seismik. Hasil penelitian menunjukkan nilai Image di sekitar Kota Boyolali berada pada interval 0,89 Hz hingga 13,53 Hz, nilai Image berada pada interval 2,9 hingga 17,42, dan nilai indeks kerentanan seismik berada pada interval 2,00 hingga 81,13. Nilai indeks kerentanan seismik tertinggi terdapat di titik pengukuran 12, yang berada di daerah Desa Karanggeneng, Boyolali. Nilai indeks kerentanan seismik yang besar mengindikasikan tingginya tingkat kerusakan jika terjadi gempa bumi.          
Kata kunci: HVSR, Indeks kerentanan seismik, amplifikasi, frekuensi dominan, Boyolali