Abstrak


Pengaruh Ketingglan Tempat terhadap Kandungan Vitamin C dan Zat Antioksidan pada Buah Caricapubescens di Dataran Tinggi Dieng


Oleh :
Fatchurrozak - S900906204 - Pascasarjana

Abstrak

Carica pubescens   Leone & K. Koch  merupakan tanaman yang tumbuh di dataran tinggi  Dieng.  Morfologinya mirip dengan tanaman pepaya dengan ukuran buah  yang  jauh   lebib  kecil  serta  beraroma  harum  menyengat.  C.  pubescens merupakan  spesies  yang tumbuh  dengan  baik di tempat dengan ketinggian 2400 meter  di  atas  permukaan  laut (dpl), temperatur  rendah,  dan curah  hujan  tinggi. Penelitian   ini   bertujuan   untuk   mendeskripsikan   pengaruh   ketinggian   tempat terhadap kandungan vitamin C dan zat antioksidan pada buah Carica pubescens  di Dataran   Tinggi  Dieng.   Pengambilan sampel   buah  karika  dilakukan   di  Desa Kejajar ( 1400  meter dpl), Patak Banteng ( 1900  meter dpl), dan Sembungan (2400 meter dpl). Sampel  yang diambil adalah buah yang menempel  pada batang bagian atas, tengah,  dan bawah.  Bagian buah  yang dianalisa kandungan  vitamin  C dan antioksidannya adalah bagian daging buah dan salut biji (sarkotesta). Analisis kandungan  vitamin  C dilaksanakan  dengan  metode  titrasi  iodimetri  dan analisis kandungan antioksidan dengan metode DPPH. Analisis kandungan vitamin C dan antioksidan dilaksanakan di Laboratorium Pangan dan Gizi Jurusan Teknologi Pertanian,  Fakultas  Pertanian  Universitas  Sebelas  Maret  Surakarta.  Kandungan vitamin   C  dan   antioksidan Carica  pubescens dianalisis   secara   deskriptif kuantitatif.  Hasil penelitian menunjukkan  bahwa  kandungan vitamin  C yang paling tinggi pada buah C. pubescens  adalah bagian daging buah pada buah atas di ketinggian 2400 m dpl  (89,25 mg/I 00 g), sedangkan kandungan antioksidan  yang paling tinggi adalah bagian daging buah pada buah tengah di ketinggian 2400 m dpl  (4,52 % per gram).

Kata Kunci : Carica pubescens, vitamin C, antioksidan, ketinggian tempat, dataran tinggi Dieng