Abstrak


Pengaruh Penggunaan Getah Tumbuhan Biduri (Calotropis Gigantea) terhadap Kualitas Fisik dan Kimia Daging Itik Petelur AFKIR (Anas Juvanica)


Oleh :
Ragil Adi Prasetyo - H05I0056 - Fak. Pertanian

Abstrak

Tumbuhan   biduri  (Calolropis gigantea)    rnerupakan  tumbuhan  semak liar yang  mengandung   protease  pada  getah  dan jaringan   muda  khususnya  di pucuk  daun.  Protease   yang  berasal  dari  tumbuhan  biduri  memiliki   potensi sebagai    bahan    pengempuk    daging.    Penambahan   protease    yang    berasal tumbuhan biduri diharapkan  mampu  mengempukan tekstur  daging itik petelur afkir yang  alot  dan  keras,  sehingga  semakin  meningkatkan minat  konsumen terhadap daging  itik petelur afkir sebagai sumber  protein hewani.  Penelitian  ini bertujuan  untuk  mengetahui   pengaruh   penambahan   aras  getah   biduri  yang berbeda  terhadap kualitas fisik dan kimia daging itik petelur afkir.
Penelitian  ini  dilaksanakan  pada  bulan  Maret-Juli  2014 di Laboratorium Pusat MIPA sublab  Biologi Universitas Sebelas  Maret Surakarta, Laboratorium Nutrisi dan Makanan  Ternak Program  Studi Peternakan Fakultas Pertanian   Universitas  Sebelas   Maret   Surakarta  dan ·  Laboratorium  Che-Mix Pratama,  Bantu!, D. I. Yogyakarta. Materi yang digunakan  adalah daging itik petelur  afkir  yang  berasal  dari  peternakan  di  daerah  Gatak,   Sukoharjo  dan getah  biduri hasil penyadapan  di daerah Ngoresan,  Jebres,  Surakarta. Variabel yang   diujikan   yaitu   kualitas  fisik  daging  yang   meliputi   nilai   keempukan (metode  Wariner-blazer),  pH  (pH  meter),  daya  ikat  air (Hamm)  serta    susut masak  dan  kualitas  kimia  daging  yang  meliputi  kadar  protein  terlarut  (Biuret) dan   kadar   lemak   kasar   (Soxhlet). Penelitian   dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan disain  rancangan acak lengkap (RAL) pola searah yang terdiri  atas 4 perlakuan  aras  penambahan  getah biduri  yang  meliputi 0, 3,VIII 6, dan 9%  dari  bobot  sampel(v/m)  dengan  6  ulangan.  Data  basil  penelitian dianalisis   menggunakan   analisis   sidik ragam (ANOV A),  bila   sidik ragam menunjukkan perbedaan   mean.  dilanjutkan   uji  beda  Duncan's  New  Multiple Range Test (DMRT).Penambahan  getah biduri  tidak  berpengaruh  terhadap nilai susut rnasak, daya  ikat  air,  dan  kadar   lemak   daging   itik   petelur  afkir  (P>0.05),  narnun berpengaruh   nyata  terhadap kadar  protein  terlarut  (P<0>

Kata Kunci : daging itik petelur afkir, aras getah  biduri,  kualitas fisik dan kimia