Abstrak


Hubungan Intensitas Kebisingan dengan Gangguan Pendengaran dan Tekanan Darah pada Karyawan Unit Produksi PT. JAPFA Comfeed Indonesia


Oleh :
Ika Purwitasari - R0215045 - Fak. Kedokteran

Abstrak

Latar Belakang: Gangguan kesehatan terhadap kesehatan pekerja dapat diakibatkan oleh paparan faktor bahaya fisik, salah satu faktor fisik yang sering timbul dalam industri besar adalah kebisingan. Perubahan fisiologis pada tubuh, seperti hipertensi dan gangguan darah/jantung atau kardiovaskuler merupakan salah satu efek non audiotori dari kebisingan.

Metode: Jenis penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, total 58 pekerja produksi PT. Japfa Comfeed Indonesia Unit Sragen dilibatkan dalam penelitian ini. Intensitas kebisingan di ukur menggunakan Sound Level Meter, gangguan pendengaran di ukur menggunakan Audiometer dan tekanan darah di ukur menggunakan Sphygmomanometer. Data dianalisis menggunakan uji Pearson product moment.

Hasil: Hasil uji Pearson product moment menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara paparan kebisingan dengan gangguan pendengaran telinga kanan dan telinga kiri pekerja (p = 0,000) dan (r = +0,732) untuk intensitas kebisingan dengan gangguan telinga kanan dan (r = +0,672) untuk intensitas kebisingan dengan gangguan telinga kiri. Terdapat juga hubungan yang signifikan antara paparan kebisingan dengan tekanan darah pekerja (p = 0,000) dan (r = +0,381) untuk tekanan darah sistolik dan (r = +0,439) untuk tekanan darah diastolik.

Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas kebisingan dengan gangguan pendengaran dan tekanan darah pada Pekerja bagian Produksi PT. Japfa Comfeed Indonesia Unit Sragen.

Kata Kunci : Intensitas Kebisingan, Gangguan Pendengaran, Tekanan Darah