Abstrak


Struktur kepemilikan, komite audit, dan pengungkapan pengendalian internal: Indonesia & Filipina


Oleh :
Totok Dewayanto - T431108016 - Pascasarjana

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh struktur kepemilikan dan komite audit terhadap pengungkapan pengendalian internal dalam board system yang berbeda pada satu rumpun lingkungan French Civil Law-legal system, antara Indonesia dan Filipina dengan menggunakan indeks pengungkapan pengendalian internal yang sama.
Populasi penelitian ini pada perusahaan public non financial/perbankan yang listing di Bursa Efek Indonesia dan Philippines Stock Exchange, Filipina pada tahun 2009-2013, dengan purposive sampling. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan 6 (enam) hipotesis diterima. Demikian pula membuktikan bahwa ada perbedaan antara pengaruh variable kepemilikan dan komite audit  terhadap pengungkapan pengendalian internal antara Indonesia dan Filipina.
Struktur kepemilikan dan keahlian komite audit meningkatkan pengungkapan pengendalian internal yang  dapat mencerminkan adanya pengendalian internal yang baik. Hal ini berimplikasi pada pelaporan keuangan yang reliable dan berkualitas dapat mengurangi risiko atas kepercayaan terhadap informasi keuangan yang salah, sebagaimana yang diterima oleh pemangku kepentingan.
Keahlian keuangan dari anggota komite audit itu menunjukkan sesuatu yang penting dalam hubungannya dengan kompleksitas laporan keuangan untuk mengurangi penyajian kembali laporan keuangan. Anggota komite audit yang memiliki pengetahuan tentang pelaporan keuangan lebih banyak dalam bidang keuangan memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk dapat menunjukkan dan mendeteksi salah saji material. Anggota komite audit dengan keahlian keuangan juga dapat memainkan peran dalam pengawasan proses pelaporan keuangan secara lebih efektif, seperti mendeteksi adanya salah saji material.

Kata kunci: pengungkapan pengendalian internal, struktur kepemilikan, dan keahlian komite audit