Abstrak


Efisiensi serapan n serta hasil tanaman padi (oryza sativa l.) pada berbagai imbangan pupuk kandang puyuh dan pupuk anorganik di lahan sawah Palur Sukoharjo


Oleh :
Galih Nico Supramudho - H.0203010 - Fak. Pertanian

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang puyuh dan pupuk anorganik terhadap efisiensi serapan N dan hasil tanaman padi (Oryza sativa L.) Kerangka pikir penelitian yaitu adanya penurunan produksi padi (beras) tanaman padi akibat kejenuhan bahan agrokimia dan efisiensi serapan N yang rendah oleh tanaman. Untuk mengatasi hal ini diperlukan pemupukan secara berimbang baik pupuk organik maupun pupuk anorganik. Penelitian dilaksanakan di lahan sawah Palur Sukoharjo dan Laboratorium Kimia kesuburan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktorial. Yang terdiri dari 9 perlakuan diulang tiga kali yaitu A1O1 (Pupuk organik 0 ton/ha + pupuk anorganik 0 kg/ha), A1O2 (pupuk organik 3 ton/ha + pupuk anorganik 0 kg/ha), A1O3 (pupuk organik 6 ton/ha + pupuk anorganik 0 kg/ha), A2O1 (pupuk organik 0 ton/ha + urea 150 kg/ha + ZA 50 kg/ha + SP-36 75 kg/ha + KCl 50 kg/ha), A2O2 (pupuk organik 3 ton/ha + Urea 150 kg/ha + ZA 50 kg/ha + SP-36 75kg/ha + KCl 50 kg/ha), A2O3 (pupuk organik 6 ton/ha + Urea 150 kg/ha + ZA 50 kg/ha + SP-36 75 kg/ha + KCl 50 kg/ha), A3O1 (pupuk organik 0 ton/ha + Urea 300 kg/ha + ZA 100 kg/ha + SP-36 150 kg/ha + KCl 100 kg/ha), A3O2 (pupuk organik 3 ton/ha + Urea 300 kg/ha + ZA 100 kg/ha), A3O3 (pupuk organik 6 ton/ha + Urea 300 kg/ha + ZA 100 kg/ha + SP-36 150 kg/ha + KCl 100 kg/ha). Analisis statistika menggunakan uji F, Uji kruskal-Wallis, dan DMR 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara pupuk kandang puyuh dan pupuk anorganik terhadap N total tanah, serapan N dan berat gabah kering giling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian imbangan pupuk organik dan anorganik meningkatkan N total tanah, efisiensi serapan N dan berat gabah kering giling dengan nilai tertinggi pada perlakuan A3O3 secara bertutur-turut 0,5%; 55, 5%; 17,33 kg/petak (6,66 ton/ha). Kata kunci : Pemupukan, Nitrogen, Efisiensi.