Abstrak


Pendugaan dan pembedaan perkembangan tanah alfisols di Kecamatan Jatipuro Kabupaten Karanganyar dengan model kestabilan genetik


Oleh :
Raditia Eka Kurniawan - H.0203054 - Fak. Pertanian

ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar dari bulan Juli sampai dengan September 2007. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan membandingkan perkembangan tanah Alfisols di Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar dengan model kestabilan genetik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif yang pendekatan variabelnya dilakukan melalui survai di lapang dan didukung data hasil analisis tanah di laboratorium. Titik pengambilan sampel di lapang ditentukan berdasarkan satuan peta tanah (SPT). Sampel untuk analisis sifat fisika, kimia tanah dan mineralogi pasir di laboratorium diambil dari pedon atau profil pewakil pada masing-masing SPT. Analisis statistik yang digunakan adalah stepwise regression (analisis regresi bertatar) untuk mengetahui variabel ciri perkembangan tanah yang paling berpengaruh dan model kestabilan genetik “Eberhart dan Russell” untuk menentukan tingkat kestabilan perkembangan tanah pada masing-masing SPT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SPT III (seri NGEPUNGSARI, famili Ultic Hapludalfs, sangat halus, kaolinitik, aktif, tidak masam, isohiperthermik) merupakan SPT yang perkembangan tanahnya paling stabil, diikuti dengan SPT I (seri JATISOBO, famili Typic Hapludalfs, sangat halus, kaolinitik, aktif, tidak masam, isohiperthermik). Sedangkan SPT II (seri JATISUKO, famili Vertic Hapludalfs, sangat halus, kaolinitik, aktif, tidak masam, isohiperthermik) merupakan SPT yang perkembangan tanahnya paling tidak stabil. Masing-masing SPT juga menunjukkan adanya perbedaan dalam perkembangan tanah, dilihat dari faktor endogen dan eksogen yang mempengaruhinya. Kata kunci: perkembangan tanah, Alfisols, model kestabilan genetik