Abstrak


Pengaruh penggunaan ampas teh (Camellia sinensis) dalam ransum terhadap produksi karkas kelinci New Zealand White jantan


Oleh :
Robertus Yuli Wibowo - H.0503070 - Fak. Pertanian

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan ampas teh dalam ransum terhadap produksi karkas kelinci New Zealand White jantan. Penelitian ini dilaksanakan selama enam minggu mulai dari tanggal 11 Juli sampai 22 Agustus 2007 di RT. 04/01 Pucangsawit, Jebres, Surakarta. Bahan yang digunakan adalah kelinci New Zealand White jantan sebanyak 16 ekor dengan bobot badan antara 500-1500 gram dibagi dalam empat macam perlakuan dan dua kelompok, setiap kelompok terdiri dari dua ekor kelinci. Perlakuan yang diberikan adalah P0 (70% rendeng + 30% konsentrat), P1 (67,5% rendeng + 27,5% konsentrat + 5% ampas teh), P2 (65% rendeng + 25% konsentrat + 10% ampas teh), P3 (62,5% rendeng + 22,5% konsentrat + 15% ampas teh). Parameter yang diamati meliputi bobot potong, berat karkas, persentase karkas, berat non karkas, persentase non karkas, berat daging, rasio daging dan tulang. Data bobot potong, berat karkas, persentase karkas, berat non karkas, persentase non karkas, berat daging, rasio daging dan tulang dianalisis dengan analisis variansi Rancangan Acak Kelompok (RAK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata dari keempat macam perlakuan yaitu P0, P1, P2 dan P3 berturut-turut untuk bobot potong 1827,5; 1679,5; 1514 dan 1568 gram, berat karkas 880,5; 820; 714 dan 688 gram, persentase karkas 48,12; 48,16; 46,46 dan 43,92 %, berat non karkas 947; 859,5; 827 dan 880 gram, persentase non karkas 51,89; 51,84; 53,54 dan 56,08 %, berat daging 646; 569,5; 507,5 dan 500 gram, rasio daging dan tulang 2,75; 2,30; 2,58 dan 2,88. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa penggunaan ampas teh dalam ransum berpengaruh tidak beda nyata (P>0,05) terhadap bobot potong, berat karkas, persentase karkas, berat non karkas, persentase non karkas, berat daging, rasio daging dan tulang. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan ampas teh belum mampu meningkatkan produksi karkas kelinci New Zealand White jantan. Kata kunci: kelinci New Zealand White jantan, ampas teh, produksi karkas.