Abstrak


Hubungan Asupan Makanan dan Paparan Senyawa Kimia Dalam Plastik dengan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri SMA di Kabupaten Boyolali


Oleh :
Ayu Pravita Sari - S531408002 - Pascasarjana

Latar Belakang: Anemia pada remaja merupakan salah satu masalah kesehatan global. Anemia dapat disebabkan oleh rendahnya asupan makanan (zat gizi makro dan mikro), paparan senyawa kimia (Bisphenol A, Ftalat, Antimon Trioksida) dan kehilangan darah. Paparan senyawa kimia mengganggu sistem hormon estrogen sehingga mengganggu siklus menstruasi. Tujuan penelitan ini adalah menganalisis hubungan asupan makanan dan paparan senyawa kimia plastik dengan kadar hemoglobin pada remaja putri SMA di Kabupaten Boyolali.
Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Teknik sampling menggunakan Multi Stage Sampling dan didapatkan 60 subjek penelitian. Pengumpulan data asupan makan menggunakan kuisioner recall  1x24  jam  dan  Food  Frequency  Questionnare.  Paparan  senyawa  kimia plastik   diukur   dengan   Liquid   Chromatography   Mass   Spectrometry   dan pengukuran kadar Hemoglobin menggunakan metode cyanmethemoglobin. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan uji Spearman dan regresi linier berganda dengan nilai signifikasi p < 0>Hasil:  Sebanyak  36,7%  remaja  putri  memiliki  kadar  hemoglobin  <  12  g/dl. Asupan makanan dan paparan senyawa kimia plastik secara bersama-sama berpengaruh terhadap kadar hemoglobin, namun yang paling signifikan adalah asupan Fe (p = 0,031).  Setiap kenaikan 1 mg Fe dapat meningkatkan 0,027 kadar hemoglobin.
Kesimpulan:  Penyebab  anemia  adalah  rendahnya  asupan  Fe  dan  paparan senyawa kimia dari bahan plastik. Remaja putri diharapkan dapat diberi edukasi agar memperbaiki asupan makanan dan mengetahui bahaya senyawa kimia pada plastik terhadap kesehatan.