Abstrak


Pengaruh suplementasi ampas tahu, ampas tempe dan ampas kecap terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik pada domba lokal jantan


Oleh :
Nindya Agung Arifbowo - H.0503062 - Fak. Pertanian

ABSTRAK Domba banyak dipelihara oleh masyarakat di pedesaan sebagai usaha sambilan dalam skala kecil. Pemberian pakan untuk domba yang mengandalkan hijauan saja menyebabkan pertumbuhan tidak maksimal, sebab tidak dapat memenuhi kebutuhan pokok hidup secara optimal. Sebagai konsekuensinya, maka pakan ternak domba harus disuplementasi dengan bahan pakan lain seperti ampas tahu, ampas tempe, dan ampas kecap yang masih memiliki kandungan nutrien cukup baik dan disukai oleh domba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi ampas tahu, ampas tempe dan ampas kecap dalam ransum terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik pada domba lokal jantan. Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan mulai dari tanggal 16 Juli sampai 16 September di Mini Farm Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret yang berlokasi di Jatikuwung, Gondangrejo, Karanganyar. Bahan yang digunakan adalah domba lokal jantan sebanyak 12 ekor dengan bobot badan rata-rata per ekor 15,86 ± 0,93 kg dibagi dalam empat macam perlakuan dengan tiga ulangan, setiap ulangan terdiri dari satu ekor domba. Ransum yang digunakan berupa rumput raja sebesar empat persen dari berat badan sebagai pakan basal dan suplemen berupa ampas tahu, ampas tempe dan ampas kecap. Perlakuan dengan memberikan suplemen, masing-masing adalah P0 (tanpa suplemen), P1 (250 gram ampas tahu), P2 (250 gram ampas tempe), P3 (250 gram ampas kecap). Parameter yang diamati meliputi konsumsi bahan kering, konsumsi bahan organik, kecernaan bahan kering, dan kecernaan bahan organik. Data konsumsi bahan kering, konsumsi bahan organik, kecernaaan bahan kering, dan kecernaan bahan organik dianalisis dengan analisis variansi Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola searah. Apabila hasil yang didapatkan berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata dari keempat macam perlakuan yaitu P0, P1, P2 dan P3 berturut-turut untuk konsumsi bahan kering 453,31; 739,31; 667,85; 561,41 gram/ekor/hari, konsumsi bahan organik 381,13; 649,83; 593,67; 458,60 gram/ekor/hari, kecernaan bahan kering 61,07%; 72,46%; 69,68%; 63,60%, kecernaan bahan organik 64,41%; 74,94%; 72,41%; 64,71%. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa suplementasi ampas tahu, ampas tempe dan ampas kecap dalam ransum berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap konsumsi bahan kering, konsumsi bahan organik, kecernaan bahan kering, dan kecernaan bahan organik. Kesimpulan penelitian ini adalah suplementasi ampas tahu dan ampas tempe mampu meningkatkan kecernaan, sedangkan ampas kecap belum mampu meningkatkan kecernaan domba lokal jantan. Kata kunci: domba, ampas tahu, ampas tempe, ampas kecap, kecernaan