Abstrak


Efek Astaxantin Oral sebagai Antiinflamasi pada Akne Vulgaris (Kajian Molekuler Efek Astaxantin Oral terhadap Kadar Serum E-Selektin, Interleukin (IL)-17, IL-20, IL-22 pada Akne Vulgaris)


Oleh :
Muhammad Eko Irawanto - T501208001 - Pascasarjana

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek AST oral 4 mg sebagai antiinflamasi pada AV dan secara khusus untuk membuktikan dan menganalisis efek AST oral 4 mg terhadap penurunan kadar serum E-selektin, IL-17, IL-20 dan IL-22 pada AV.
Penelitian ini merupakan penelitian double blind randomized control trial dengan rancangan pretest and posttest control group design. Subjek dan peneliti tidak mengetahui isi kapsul yang diberikan ke subjek. Jumlah subjek sebanyak 34 pasien AV dengan lesi inflamasi (akne papulopustular). Subjek dibagi secara acak oleh petugas ke dalam 2 kelompok yaitu kelompok perlakuan yang  diberikan terapi standar akne berupa krim tretinoin 0,025% + klindamisin 1,2% yang dioles setiap malam ditambahkan kapsul berisi AST oral 4 mg yang diminum sekali sehari dan kelompok kontrol yang  diberikan terapi standar akne berupa krim tretinoin 0,025% + klindamisin 1,2% yang dioles setiap malam ditambahkan kapsul plasebo yang berisi laktulosa 4 mg yang diminum sekali sehari. Masing-masing kelompok terdiri dari 17 orang. Setiap kelompok diukur kadar serum E-selektin, IL-17, IL-20 dan IL-22 sebelum terapi (pretest) dan satu bulan setelah terapi (posttest). Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan uji Mann-Whitney.

 Nilai perubahan rerata kadar serum yang diukur 1 bulan setelah terapi yaitu: pada kadar serum E-selektin kelompok perlakuan -0,1676 ± 7,65609 dan kelompok kontrol -1,9659 ± 10,53514 (p = 0,547), kadar serum IL-17 kelompok perlakuan 0,2600 ± 0,81994 dan kelompok kontrol 1,0700 ± 2,58305 (p = 0,139), kadar serum IL-20 kelompok perlakuan 3,3835 ± 6,63180 dan kelompok kontrol 1,4324 ± 4,95585 (p = 0,617) dan  kadar serum IL-22 kelompok perlakuan 1, ± 8,52100 dan kelompok kontrol 5,7324 ± 23,93922 (p = 0,904). Terdapat penurunan rerata kadar serum E-selektin dan peningkatan rerata kadar serum IL-17, IL-20 dan IL-22 pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol satu bulan setelah terapi, tetapi perbedaan tersebut tidak bermakna secara statistik.

 AST oral 4 mg menurunkan kadar serum E-selektin, tetapi perbedaan tersebut tidak bermakna secara statistik dan AST oral 4 mg tidak terbukti menurunkan kadar serum IL-17, IL-20 dan IL-22 pada akne vulgaris

Kata kunci: Astaxantin oral, antiinflamasi, E-selektin, IL-17, IL-20, IL-22, akne vulgaris.