Abstrak


Analisis Pengaruh Kedalaman Muka Air Tanah Pada Timbunan di Atas Tanah Lunak dengan Perkuatan Geosintetik, Shear Key, dan Tiang Pancang Menggunakan Metode Elemen Hingga


Oleh :
Abdurrahman Zuhri - I 0115002 - Fak. Teknik

ABSTRAK

Tanah lunak memiliki karakteristik daya dukung yang sangat rendah, selain itu nilai kompresibilitasnya cukup tinggi dan waktu konsolidasi terjadi dalam waktu yang sangat lama. Penggunaan perkuatan geosintetik, shear key, dantiang pancang berfungsi untuk meningkatkan stabilitas timbunan di atas tanah lunak. Air menjadi factor utama yang sangat berpengaruh pada tanah lunak. Perbedaan kedalaman muka air tanah (MAT) memiliki pengaruh terhadap kestabilan timbunan yang telah diberi perkuatan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kedalaman MAT terhadap stabilitas timbunan di atas tanah lunak yang telah diperkuat dengan perkuatan geosintetik, shear key, dan tiang pancang menggunakan metode elemen hingga (MEH). Parameter stabilitas tanah yang ditinjau pada penelitian ini meliputi nilai SF, settlement, tekanan air pori, dan tegangan efektif tanah. Variasi yang digunakan pada penelitian ini adalah elevasi MAT pada tanah lunak. Penelitian ini bersifat kuantitatif melalui pengumpulan data sekunder dan analisis menggunakan program MEH.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan perkuatan geosintetik, shear key, dan tiang pancang akan meningkatkan stabilitas timbunan di atas tanah lunak, dengan urutan kenaikan nilai SF terhadap model tanpa perkuatan dari tertinggi ke yang terendah berturut-turut yaitu: tiang pancang, geosintetik, dan shear key. Semakin tinggi elevasi MAT, nilai SF yang dihasilkan akan semakin kecil. Rata-rata penurunan nilai SF terhadap kenaikan elevasi MAT dari yang terbesar ke yang terkecil berturut-turut yaitu: tiang pancang, geosintetik, dan shear key.

Kata kunci: Tanah lunak, muka air tanah, geosintetik, shear key, tiang pancang