Abstrak


Komodifikasi Wisata Religi Makam Sunan Kudus


Oleh :
Rizal Akbar Aldyan - S701708012 - Pascasarjana

Abstrak. Kudus memiliki wisata religi yang terkenal yaitu wisata religi Sunan Kudus. Sunan Kudus merupakan salah satu anggota dari sembilan wali di Jawa. Tingginya jumlah pengunjung makam Sunan Kudus menjadi penyebab terjadinya pergeseran fungsi nilai pada makam. Masyarakat sekitar makam Sunan Kudus mengubah dan menjadikan area sekitar makam menjadi produktif dan bernilai ekonomis. Kecenderungan tradisi ziarah ke makam Sunan Kudus menjadi sebuah komoditas tampak pada kreasi budaya yang diselenggarakan masyarakat Kudus untuk menyelenggarakan even-even tradisi yang berporos pada makam Sunan Kudus dalam rangka untuk menarik para peziarah datang. Persoalan-persoalan tersebut di atas telah membuat makam Sunan Kudus yang awalnya bersifat sakral berubah menjadi ke arah profan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji komodifikasi makam Sunan Kudus, yaitu menjelaskan faktor-faktor penyebab terjadinya komodifikasi makam Sunan Kudus, menjelaskan peran stakeholders dalam proses komodifikasi makam Sunan Kudus, menjelaskan dampak positif dan negatif komodifikasi wisata religi makam Sunan Kudus terhadap masyarakat sekitar makam.

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang lebih menekankan pada pemahaman makna secara mendalam dari setiap gejala yang diamati. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi terlibat, dan dokumen yang berkaitan dengan makam Sunan Kudus. Analisis data dilakukan dengan model interaktif, dimulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa makam Sunan Kudus yang awalnya sakral berubah menjadi kearah profan. Faktor-faktor terjadinya komodifikasi makam Sunan Kudus antara lain adalah faktor internal dan faktor eksternal. Faktor intenal terjadinya komodifikasi Makam Sunan Kudus disebabkan oleh adanya tuntutan kebutuhan hidup masyarakat sekitar makam. Sedangkan faktor eksternalnya adalah: (1) pergeseran potensi daerah. (2) waktu pekerjaan yang tidak terikat oleh jam. (3) lokasi usaha strategis. (4) banyaknya peziarah. (5) pemberian pelayanan kepada peziarah. Stakeholder yang terlibat dalam proses komodifikasi makam Sunan Kudus antara lain: pemerintah, YM3SK, media massa, akademisi, masyarakat, dan pengusaha. Dampak terjadinya komodifikasi Makam Sunan Kudus antara lain adalah dampak positif yaitu meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar dan dampak negatifnya adalah terjadinya perbedaan persepsi antara masyarakat dengan pihak YM3SK mengenai pemaknaan tradisi buka luwur dan terjadinya kerusakan pada bangunan masjid dan makam Sunan Kudus.