Abstrak


Hubungan status sosial ekonomi petani dengan tingkat adopsi inovasi budidaya padi sintanur di desa Peeng kecamatan Mojogedang kabupaten Karanganyar


Oleh :
Novi Erma Ekowati - H.0404014 - Fak. Pertanian

ABSTRAK Pembangunan pertanian merupakan suatu upaya untuk menciptakan ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani. Pelaksanaan pembangunan pertanian dapat dilakukan dengan peningkatan produktifitas pertanian khususnya tanaman padi. Dengan adanya hal ini maka pemerintah mengeluarkan benih padi varietas unggul baru, yaitu padi Sintanur. Dimana Desa Pereng merupakan salah satu desa yang membudidayakan padi Sintanur. Untuk mengetahui produktifitas dan kesejahteraan petani maka perlu diketahui tingkat adopsi inovasi budidaya padi Sintanur. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik status sosial ekonomi petani dan mengkaji tingkat adopsi inovasi budidaya padi Sintanur serta mengkaji hubungan antara status sosial ekonomi petani dengan tingkat adopsi inovasi budidaya padi Sintanur di Desa Pereng Kecamatan Mojogedang Kabupaten Karanganyar. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja atau purposif sampling. Metode pengambilan sampel secara sensus dan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan status sosial ekonomi petani dengan tingkat adopsi inovasi budidaya padi Sintanur digunakan uji korelasi Rank Spearman (rs) dengan menggunakan program komputer SPSS 12,0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar luas lahan petani dalam kategori rendah (70%), pendidikan non formal dalam kategori sedang (45%), pendapatan dalam kategori rendah (80%), kekayaan dalam kategori rendah (47,5%), dan tingkat rasionalitas petani dalam kategori sedang (60%). Sementara pada tingkat adopsi inovasi budidaya padi Sintanur menunjukkan pesiapan lahan dalam kategori tinggi (3,00), umur bibit dalam kategori tinggi (2,35), penanaman dalam kategori sedang (4,75), pemupukan dalam kategori sedang (9,73), pengendalian hama dalam kategori tinggi (5,60), dan panen dalam kategori sedang (6,95). Dari uji korelasi Rank Spearman pada taraf kepercayaan 95 % menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara luas lahan, pendapatan, status sosial ekonomi petani dengan tingkat adopsi inovasi budidaya padi Sintanur. Disamping itu terdapat hubungan yang tidak signifikan antara pendidikan non formal, kekayaan dan tingkat rasionalitas petani dengan tingkat adopsi inovasi budidaya padi Sintanur.