Abstrak


Pengembangan media laboratorium virtual untuk mendukung pembelajaran praktikum fisika SMA


Oleh :
Anang Purwoko - S811608002 - Pascasarjana

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengembangkan media laboratorium virtual sebagai pendukung pelaksanaan praktikum fisika SMA; 2)  mengetahui efektifitas penggunaan laboratorium virtual dalam pembelajaran fisika SMA. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya peralatan yang dapat digunakan oleh siswa didalam laboratorium, sehingga diperlukan media yang dapat memfasilitasi pelaksanaan praktik fisika di SMA.
Penelitian ini menggunakan metode  research and development (R&D). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini diadaptasi dari  model ADDIE yaitu: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Media laboratorium virtual dikembangkan dengan menggunakan aplikasi Blender sehingga dapat membuat objek 3D yang dapat merepresentasikan peralatan laboratorium pada kondisi sesungguhnya. Media divalidasi oleh 3 ahli materi dan
3   ahli  media   serta   diuji  cobakan   pada   30   siswa   sehingga   dapat   dinilai efektifitasnya. Analisis efektifitas media dilakukan dengan melakukan perbandingan pre-test dan post tes pada kelas eksperimen dengan uji Paired Samples T-Test, dan membandingkan hasil post-test kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan uji  Independent T-Test.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan: 1) pengembangan media laboratorium virtual dengan menggunakan pendekatan model ADDIE dapat menghasilkan media yang sesuai dangan tujuan dan karakteristik dari pengguna. Evaluasi pada tahap analisis, desain, proses pengembangan dan evaluasi dapat meminimalisir keterbatasan dan kelemahan media sehingga dapat direvisi secara
cepat dan efektif. 2) efektifitas penggunaan media laboratorium virtual dinilai
efektif untuk digunakan dalam pembelajaran. Hal ini ditunjukan oleh perbedaan nilai pre-test dan post-test yang signifikan pada kelas eksperimen dengan nilai sig.
0,000. Penggunaan laboratorium virtual dinilai dapat digunakan untuk membantu pelaksanaan pembelajaran praktikum fisika karena terbukti meningkatkan hasil belajar. Selain itu, terdapat perbedaan nilai yang signifikan pada perbandingan nilai post-test pada kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai signifikansi sebesar 0,039. Berdasarkan hasil uji keefektifan tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan media laboratorium virtual pada pembelajaran praktikum fisika SMA meningkatkan hasil belajar belajar secara signifikan  sehingga dapat digunakan untuk  menggantikan  penggunaan  peralatan  langsung.  Keunggulan  dari penggunaan laboratorium virtual adalah lebih efisien dalam hal waktu dan penggunaan media pembelajaran oleh siswa.

 

Kata Kunci:  Media Pembelajaran, Laboratorium Virtual, Fisika