Abstrak


Prosedur pengadaan bahan pustaka buku guna memenuhi kebutuhan informasi pemustaka di UPT Perpustakaan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta


Oleh :
Diah Ayu Tika Nuranggraeni - D1816037 - Fak. ISIP

Abstrak
    Pengadaan bahan pustaka merupakan salah satu kegiatan penting yang ada di perpustakaan. Pengadaan dikatakan penting karena kegiatan ini dilakukan untuk memperoleh koleksi terutama koleksi buku yang keberadaannya sangat mempengaruhi keberhasilan suatu perpustakaan. Semakin tinggi kepuasan pemustaka akan ketersediaan koleksi, maka perpustakaan sebagai penyedia sumber informasi dikatakan berhasil. Sebagai Perpustakaan Perguruan Tinggi yang berfokus pada bidang kesenian, UPT Perpustakaan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta memiliki daya tarik tersendiri untuk dibahas kegiatan pengadaan yang ada di dalamnya dikarenakan koleksi yang dimilikinya mayoritas merupakan koleksi tentang kesenian, dimana untuk mendapatkan koleksi kesenian tidak semudah mendapatkan koleksi umum.. Penyusunan Laporan Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui metode serta prosedur pengadaan bahan pustaka buku, kendala yang dialami serta upaya perpustakaan dalam mengatasi kendala yang ada.
Berdasarkan hasil pelaksanaan magang, dapat disimpulkan bahwa: 1) UPT Perpustakaan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta menggunakan metode pengadaan bahan pustaka buku berupa pembelian melalui pihak ketiga yang ditunjuk oleh panitia pengadaan, sumbangan yang bersumber dari dosen, mahasiswa, pemerintah dan instansi lain, serta hadiah. Prosedur pengadaan bahan pustaka buku dibagi menjadi tiga tahap yakni pra-pengadaan yang meliputi pengusulan oleh dosen dan mahasiswa, seleksi atau pemilihan menggunakan alat bantu seleksi berupa usulan dosen dan mahasiswa, silabus mata kuliah, katalog penerbit, internet dan bank data perpustakaan, pengadaan yang melalui pembelian, sumbangan, dan hadiah, serta pasca-pengadaan yang meliputi pengecekan dan pemilahan buku, pemberian nomor inventaris dan stempel, baru kemudian dipindahkan menuju bgian pengolahan. 2) kendala yang dialami perpustakaan berupa lambannya respon dosen dan mahasiswa atas pegajuan usulan buku, sulitnya mendapatkan buku yang diharapkan, jumlah eksemplar usulan tidak terpenuhi serta prosedur pengadaan yang memkan waktu lama. 3) upaya yang dilakukan perpustakaan untuk menghadapi kendala yang ada adalah menggunakan silabus mata kuliah sebagai pengganti usulan dosen dan mahasiswa, mengganti
judul buku yang tidak tersedia dipasaran, melakukan fotocopi untuk memenuhi kebutuhan eksemplar buku, serta membuat usulan judul pengganti sebagai cadangan.
Kata Kunci: Perpustakaan, Pengadaan Bahan pustaka, Koleksi Buku