Abstrak


The implicature of tembang gambuh in serat wedhatama and its significance for the society


Oleh :
Edy Tri Sulistyo - 195607171986011002 - Fak. KIP

Kajian ini bertujuan untuk menemukan makna yang tersirat dalam naskah tembang Gambuh karya KGPAA Mangkunagara IV dalam Serat Wedhatama dan kebermaknaannya bagi masyarakat. Penuturan  naskah  tersebut  terdiri  25  bait,  namun  kajian  ini  dibatasi  pada  bait  yang  berkaitan  dengan  sembah.  Kajian  dilakukan  dengan  menggunakan  paradigma  kualitatif,  yang  ditempuh  deskriptif  studi  kasus  tunggal  terpancang.  Data  dihimpun  dari  sumber  informan,  tempat  dan  peristiwa  serta  dokumen/arsip  atau  kepustakaan.  Validitas  data  digunakan  trianggulasi  data.  Data  dianalisis  dengan  model  analisis  pragmatik.  Hasil  temuan  berdasarkan  kajian  pragmatik  pada naskah tembang Gambuh yang dominan menunjukkan implikatur berkaitan dengan sembah raga, sembah cipta, sembah jiwa, dan sembah rasa. Adapun makna dari keempat sembah tersebut bagi masyarakat yakni sebagai peringatan dan pendidikan moral yang memiliki arti penting bagi seseorang untuk melakukan pendekatan kepada Allah swt dengan cara melaksanakan peribadatan yang telah dituntunkan.Kata kunci: implikatur, pendidikan moral, sembah cipta, sembah jiwa, sembah raga, sembah rasa, serat Wedhatama, Tembang Gambuh