Abstrak


SELEKSI MUTAN M5 BATANG PENDEK HASIL IRADIASI SINAR GAMMA 200 GRAY PADA PADI MENTIK WANGI


Oleh :
Siti Ayu Qoni’ah - H0716112 - Fak. Pertanian

RINGKASAN
SELEKSI MUTAN M5 BATANG PENDEK HASIL IRADIASI SINAR GAMMA 200 GRAY PADA PADI MENTIK WANGI. Skripsi: Siti Ayu Qoni’ah (H0716112). Pembimbing: Ahmad Yunus, Parjanto. Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.
    Padi mentik wangi merupakan salah satu varietas lokal asli Indonesia. Padi mentik wangi memiliki ciri khas diantaranya bentuk beras bulat lonjong, gabah berwarna kuning kecoklatan, dan aroma beras harum. Seperti pada umumnya, padi mentik wangi memiliki potensi produksi yang lebih rendah dari pada padi varietas unggul baru. Rasa nasi yang pulen serta aroma yang harum membuat beras mentik wangi sangat disukai oleh masyarakat, sehingga kebutuhan padi mentik wangi di Indonesia meningkat. Selain memiliki keunggulan, padi varietas lokal juga memiliki kelemahan diantaranya umur panen yang relatif lama, tanaman terlalu tinggi sehingga mudah rebah apabila terkena angin dan lahan terlalu tergenang. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan pemuliaan tanaman dengan menggunakan iradiasi sinar gamma yang dapat mengakibatkan terjadinya mutasi pada tanaman tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan padi mutan generasi M5 serta menyeleksi tanaman mutan generasi M5 hasil iradiasi sinar gamma 200 gray yang memiliki batang pendek dengan produktivitas yang tinggi.
    Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2018 - April 2019 di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret yang terletak di Desa Palur, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. Penelitian dilakukan dengan dengan menanam 36 genotipe, yakni 35 galur M4 hasil iradiasi sinar gamma 200 gray dan tanaman kontrol (tanpa iradiasi). Pengamatan peubah dalam penelitian ini yaitu tinggi tanaman, jumlah anakan total, jumlah anakan produktif, umur berbunga, umur panen, panjang malai, jumlah biji per malai, indeks kelebatan malai, berat 100 biji, berat biji per rumpun. Data hasil pengamatan dianalisis secara deskriptif dan uji t untuk mengetahui perbedaan padi mentik wangi generasi M5 hasil iradiasi sinar gamma 200 gray dengan tanaman kontrol (tanpa iradiasi).
    Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman padi mentik wangi generasi M5 hasil iradiasi sinar gamma 200 Gray memiliki keragaan yang lebih baik dibandingkan dengan tanaman kontrol (tanpa iradiasi). Terdapat 28 individu tanaman mutan padi Mentik wangi M5 dari hasil seleksi tanaman yang berbatang pendek dan memiliki produktifitas yang tinggi. Tanaman tersebut terdapat pada galur M5-MW2-G79-16-03-6 (84), (14), (16), galur M5-MW2-G01-02-17-14 (10), galur M5-MW2-G01-02-17-2 (8), (45), (59), (87), (13), galur M5-MW2-G35-25-01-7 (19), (38),  galur M5-MW2-G79-16-03-14 (71), galur M5-MW2-G35-25-03-1 (18), (46), (54),  galur M5-MW2-G70-01-14-19 (75), (26), (2), galur M5-MW2-G35-25-03-17 (85), (39), (46) galur M5-MW2-G70-01-14-1 (18), (41), (2), (12), dan galur M5-MW2-G70-01-14-1 (19), (51), (8).