Abstrak


INDUKSI KERAGAMAN DENGAN IRADIASI SINAR GAMMA PADA ANGGREK DENDROBIUM ODOARDI


Oleh :
Tilmiidzah Salma Fathin - H0716118 - Fak. Pertanian

RINGKASAN

INDUKSI KERAGAMAN DENGAN IRADIASI SINAR GAMMA PADA ANGGREK
DENDROBIUM ODOARDI. Skripsi: Tilmiidzah Salma Fathin (H0716118). Pembimbing: Ahmad Yunus, Sri Hartati. Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.
Anggrek merupakan salah satu komoditas tanaman hias yang populer di Indonesia. Anggrek mempunyai variasi bentuk bunga, corak bunga, hingga aroma yang menjadi daya tarik sehingga memiliki potensi untuk dikembangkan. Salah satu jenis anggrek yang diminati yaitu anggrek Dendrobium odoardi. Kemunculan varietas – varietas baru pada anggrek dapat meningkatkan minat masyarakat. Pertumbuhan Dendrobium odoardi hingga memasuki masa pembungaan memerlukan waktu kurang lebih 2 tahun, sehingga diperlukan waktu yang cukup lama untuk menikmati bunga Dendrobium odoardi. Upaya yang dapat dilakukan untuk mendapatkan varietas – varietas baru dengan sifat yang diinginkan seperti corak atau warna bunga, bentuk bunga, bentuk tanaman, aroma, umur, serta ketahanan terhadap hama penyakit tanaman adalah dengan melakukan pemuliaan. Salah satu metode pemuliaan yang mudah dan efisien yaitu melalui teknik mutasi. Ketersediaan bibit anggrek masih sangat rendah karena sifat dari biji anggrek yang sangat kecil dan tidak memiliki endosperm sehingga diperlukan teknik budidaya melalui teknik kultur in vitro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan keragaman morfologi anggrek Dendrobium odoardi hasil iradiasi sinar gamma dengan tanpa iradiasi sinar gamma.
Penelitian ini dilaksanakan di dua tempat yaitu pelaksanaan iradiasi sinar gamma di Laboratorium PATIR-BATAN (Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi-Badan Tenaga Nuklir Nasional), Pasar Jumat, Jakarta Selatan dan penanaman di Laboratorium Fisiologi Tumbuhan dan Bioteknologi Fakultas Pertanian Unversitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Maret 2019 – Januari 2020. Penelitian menggunakan rancangan sederhana satu faktor yaitu dosis iradiasi sinar gamma dengan 5 taraf yaitu, 0 Gy (kontrol), 10 Gy, 15 Gy, 20 Gy, dan 25 Gy. Setiap taraf perlakuan ditanam dan diamati 50 planlet. Penanaman (subkultur) dilakukan setelah protocorm anggrek Dendrobium odoardi diradiasi. Penanaman (subkultur) dilakukan dengan menanam 2 planlet pada setiap botol kultur. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, lebar daun, jumlah akar, panjang akar, bentuk daun, dan warna daun. Data hasil pengamatan dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan data pengamatan dari anggrek Dendrobium odoardi hasil iradiasi 10 Gy, 15 Gy, 20 Gy, 25 Gy dengan tanaman kontrol (tanpa iradiasi), dan disajikan dalam bentuk gambar boxplot untuk variabel kuantitatif dan grafik untuk variabel kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan induksi iradiasi sinar gamma pada dosis 10 Gy, 15 Gy, 20 Gy, dan 25 Gy mengakibatkan terjadinya perubahan karakter morfologi pada tanaman anggrek Dendrobium odoardi. Perubahan terjadi pada tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, lebar daun, jumlah akar, panjang akar, bentuk daun, serta warna daun. Perubahan karakter morfologi anggrek Dendrobium odoardi menghasilkan keragaman tanaman.