Abstrak


Pengaruh serbuk apel malang (malus sylvestris) terhadap kadar kolesterol hdl tikus putih (rattus norvegicus)


Oleh :
Radhiana Purisanti - G.0005163 - Fak. Kedokteran

ABSTRAK Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan masalah yang cukup serius di dunia. Penelitian di Indonesia menunjukkan peningkatan prevalensi PJK. Penurunan kadar kolesterol HDL yang merupakan salah satu faktor risiko utama terjadinya PJK dapat dicegah dengan pemberian zat – zat yang dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL dimana salah satunya adalah serbuk apel malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh serbuk apel malang terhadap peningkatan kadar kolesterol HDL tikus putih. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorik dengan desain Randomized Controlled Trial (RCT) yaitu pretest and posttest controlled group design, dilakukan di Laboratorium Biokimia Universitas Sebelas Maret Surakarta. Subjek penelitian adalah 30 ekor tikus putih jantan (Rattus norvegicus), strain Wistar, umur 3 bulan, berat badan kurang lebih 200 gram. Tikus-tikus dibagi menjadi 3 kelompok secara random, masing-masing kelompok terdiri 10 ekor tikus. Semua kelompok diberi pakan tinggi kolesterol. Kelompok I sebagai kontrol, II diberi pakan tinggi kolesterol dan serbuk Apel Malang (Malus sylvestris) sebanyak 3 gram, sedangkan III diberi pakan tinggi kolesterol dan Fenofibrate sebanyak 0,007 gram sebagai baku emas. Pemeriksaan kadar kolesterol HDL tikus putih dengan metode spectophotometry. Hasil uji One – way ANOVA data hasil kolesterol HDL pada semua kelompok tikus putih setelah diberi perlakuan menunjukkan nilai p=0.171 yang berarti tidak ada perbedaan rerata kadar kolesterol HDL yang signifikan antara semua kelompok. Hasil uji t pada kelompok pretest dan posstest menunjukkan nilai p kelompok I = 0,000, II =0,121 dan III =0,068. Simpulan dari penelitian ini adalah pemberian serbuk Apel Malang (Malus sylvestris) pada tikus putih (Rattus norvegicus) tidak mempunyai pengaruh terhadap kadar kolesterol HDL. Kata kunci : Serbuk Apel Malang , Kolesterol HDL, tikus putih