Abstrak


Perbandingan efek rangsang elektroakupunktur antara frekuensi 4 hz dan 100 hz untuk terapi nyeri osteoarthritis lutut di poli akupunktur RSO Prof. Dr. R. Soeharso


Oleh :
Widiananta - G.0005027 - Fak. Kedokteran

ABSTRAKSI Osteoarthritis merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan kondisi ketidakmampuan beraktifitas dan lutut merupakan sendi yang sering terkena. Nyeri merupakan keluhan yang paling dominan dan merupakan penilaian utama dalam pengobatan osteoarthritis. Akupunktur adalah pilihan pengurang atau penghilang nyeri tanpa efek samping dan biasa dilakukan dengan stimulasi elektrik (elektroakupunktur) dengan frekuensi yang berbeda, diantaranya adalah frekuensi 4 Hz dan juga 100 Hz yang merangsang pelepasan neurotransmiter penghambat nyeri yang berbeda pula. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efek rangsang elektroakupunktur antara frekuensi 4 Hz dan 100 Hz untuk terapi nyeri osteoarthritis lutut di Poli Akupunktur RSO Prof. Dr R. Soeharso. Penelitian ini merupakan penelitian uji klinis. Populasi penelitian adalah pasien osteoarthritis lutut di Poli Akupunktur RSO Prof. Dr R. Soeharso. Data penelitian ini dianalisa dengan uji nonparametrik Mann-Whitney untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang bermakna. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan cara purposive sampling, menggunakan 19 sampel yang terbagi menjadi dua kelompok, 10 pasien mendapat rangsang elektroakupunktur frekuensi 4 Hz dan 9 pasien rangsang elektroakupunktur frekuensi 100 Hz masing-masing menjalani 3 kali kunjungan. Dilakukan pengukuran nyeri dengan VAS setiap sebelum dan sesudah perlakuan Simpulan dari penelitian ini adalah tidak didapatkan perbedaan efek antara rangsang elektroakupunktur frekuensi 4 Hz dan elektroakupunktur frekuensi 100 Hz untuk terapi nyeri osteoarthritis lutut di Poli Akupunktur RSO Prof. Dr R. Soeharso. . Kata kunci : nyeri osteoarthritis lutut, elektroakupunktur, frekuensi