Abstrak


Kesesuaian Jalur Pedestrian sebagai Non-Motorized Mode Feeder untuk Mendukung Aksesibilitas di Kawasan Wisata Budaya (Studi Kasus: Kota Surakarta)


Oleh :
Indah Nugraheni - I0616018 - Fak. Teknik

ABSTRAK

Kota Surakarta sebagai Kota Budaya memiliki banyak destinasi wisata budaya yang dijadikan sebagai salah satu pengembangan kota.  Aksesibilitas merupakan salah satu komponen wisata yang harus dipenuhi dengan menyediakan sarana transportasi publik untuk menunjang pergerakan wisatawan. Integrasi transportasi berbasis kendaraan (motorized) maupun non kendaraan (non-motorized) seperti jalur pedestrian sebagai feeder bagi transportasi publik dibutuhkan untuk menciptakan transportasi yang berkelanjutan. Namun, aksesibilitas di kawasan wisata budaya Kota Surakarta belum didukung oleh keberadaan jalur pedestrian yang baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesesuaian jalur pedestrian sebagai non-motorized mode feeder untuk mendukung aksesibilitas di kawasan wisata budaya Kota Surakarta. Metode analisis yang digunakan yaitu skoring dengan pendekatan skala guttman. Hasil skoring menunjukan bahwa kesesuaian jalur pedestrian sebagai non-motorized moda feeder untuk mendukung aksesibilitas di kawasan wisata budaya Kota Surakarta termasuk dalam kategori mendekati tidak sesuai dengan capaian kesesuaiannya sebesar 41,26%. Kondisi kesesuaian paling unggul berada di segmen 1 sebesar 61,36% yang tergolong mendekati sesuai. Segmen 2 tergolong mendekati tidak sesuai dengan capaian 46,51%, dan kondisi kesesuaian terendah pada segmen 3 sebesar 32,92% yang tergolong mendekati tidak sesuai. Penelitian ini menunjukan bahwa masih diperlukan peningkatan jalur pedestrian agar dapat mencapai kondisi yang maksimal pada masing-masing segmen dari segi keamanan, konektivitas, kenyamanan, dan kemudahan.

Kata Kunci: Aksesibilitas, Jalur Pedestrian, Kawasan Wisata Budaya, Non-Motorized Mode Feeder, Transportasi Berkelanjutan