Abstrak


Prarancangan pabrik metil metakrilat dari aseton sianohidrin, asam sulfat, dan metanol kapasitas 80.000 ton/tahun


Oleh :
Agnolla Emely Gupitasari - I 0516002 - Fak. Teknik

Metil metakrilat (MMA) merupakan senyawa turunan ester yang digunakan sebagai bahan baku pada industri cat, industri komestik, dan industri polimer. Kegunaan metil metakrilat antara lain sebagai co-monomer pada cat dan resin berjenis akrilik dan bahan pengikat pada proses pembuatan kuku sintetis. Untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, maka dirancang pabrik metil metakrilat dengan kapasitas 80.000 ton/tahun dengan kebutuhan bahan baku aseton sianohidrin 0,92 ton/ton produk, asam sulfat 1,06 ton/ton produk, dan metanol 0,38 ton/ton produk, serta menghasilkan produk samping amonium bisulfat 1,17 ton/ton produk. Lokasi pendirian pabrik yang dipilih adalah di Gresik, Jawa Timur dengan pertimbangan utama dekat dengan bahan baku, pasar, dan utilitas.

Proses pembuatan metil metakrilat dilakukan dengan 2 tahapan, yaitu reaksi hidrolisis dan reaksi esterifikasi. Reaksi hidrolisis dengan menghidrolisis metakrilamid sulfat yang didapat dari aseton sianohidrin dan asam sulfat. Reaksi esterifikasi menghasilkan produk yang berupa metil metakrilat dan hasil samping amonium bisulfat. Peralatan utama yang digunakan adalah reaktor, menara distilasi, dan dekanter serta peralatan pendukung berupa tangki penyimpan bahan baku dan produk, heater, cooler, reboiler, condenser, accumulator, expansion valve, dan pompa. Terdapat 2 reaktor yang digunakan, yaitu reaktor alir tangki berpengaduk pada tekanan 1 atm dan temperatur 130ºC untuk reaksi hidrolisis dan reaktor alir tangki berpengaduk pada tekanan 7 atm dan temperatur 150ºC untuk reaksi esterifikasi.

Utilitas terdiri dari unit penyediaan air untuk kebutuhan pabrik total sebanyak 2,54 ton/ton produk, superheated steam sebanyak 1,47 ton/ton produk (P = 500 kPa, T = 300ºC), air pendingin sebanyak 2,05 ton/ton produk, udara tekan sebanyak 7,03 Nm3/ton produk, tenaga listrik sebesar 1.971 MWh/tahun, bahan bakar IDO untuk boiler sebanyak 0,25 liter/ton produk, bahan bakar IDO untuk generator sebanyak 0,006 liter/ton produk, dan unit pengolahan limbah. Terdapat tiga buah laboratorium, yaitu laboratorium pengamatan, laboratorium analitik, dan laboratorium penelitian pengembangan dan lindungan lingkungan.

Bentuk perusahaan adalah PT (Perseroan Terbatas), struktur organisasi adalah line dan staf. Sistem kerja karyawan berdasarkan pembagian jam kerja yang terdiri dari 92 orang karyawan shift dan 81 orang karyawan non-shift. Pabrik beroperasi selama 24 jam per hari dan 330 hari per tahun. Jumlah kebutuhan tenaga kerja sebanyak 173 orang.

Hasil analisa kelayakan menunjukkan ROI sebelum pajak 69,48?n setelah pajak 62,53%. POT sebelum pajak 15 bulan dan setelah pajak 17 bulan, BEP 43,33%, SDP 28,24%, dan DCF sebesar 42,96%. Berdasarkan analisa ekonomi dapat disimpulkan bahwa pendirian pabrik metil metakrilat dengan kapasitas 80.000 ton/tahun layak dipertimbangkan untuk direalisasikan pembangunannya.