Abstrak


Pemanfaatan limbah marmer sebagai filler pada campuran aspal hrs-wc asphalt mixture


Oleh :
Farhan Nurfi Afriansyah - I8217013 - Fak. Teknik

ABSTRAK

Seiring penggunaan aspal sebagai perkerasan jalan, maka penelitian di bidang perkerasan aspal terus dilakukan. Salah satunya yaitu penggunaan limbah industri yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pengganti pada campuran aspal HRS-WC. Contoh limbah industri yang dapat dimanfaatkan untuk hal tersebut yaitu limbah marmer untuk menggantikan semen sebagai filler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan aspal HRS-WC dengan kadar aspal optimum dan karakteristik marshall yang memenuhi persyaratan dengan menggunakan limbah marmer sebagai filler serta biaya yang dibutuhkan dalam pembuatannya.
Metode perencanaan campuran yang digunakan yaitu Bina Marga (CQCMU). Metode yang dilakukan dalam menentukan kadar aspal efektif adalah metode eksperimental, yaitu dengan melalui percobaan pembuatan benda uji dengan kadar aspal 6%, 6,5%, 7%, dan 7,5%. Penelitian dilakukan di laboratorium Jalan Raya Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Bahan yang digunakan terdiri dari aspal Pertamina Pen 60/70, agregat kasar yang berasal dari Siwal, agregat halus berasal dari Klaten, dan limbah marmer diambil dari CV. Solo Marmer. Pemeriksaan aspal sesuai dengan SNI yaitu penetrasi, titik lembek, titik nyala, daktilitas dan berat jenis. Pemeriksaan agregat sesuai dengan SNI ASTM yaitu gradasi, keausan, kelekatan, berat jenis dan penyerapan terhadap air. Pemeriksaan terhadap filler sesuai dengan SNI yaitu gradasi.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kadar aspal optimum 6,7%. Didapatkan rata- rata karakteristik marshall yaitu VIM 5,15%, VMA 18,31%, VFA 71,91%, stabilitas 1138,28 kg, dan Marshall Quotient 309,32 kg/mm. Rencana anggaran biaya yang dibutuhkan yaitu sebesar Rp 2.640.784,79 tiap m3.

Kata kunci : limbah marmer, filler, karakteristik marshall, aspal HRS-WC