Abstrak


Pemberdayaan Masyarakat Tani dalam Pengembangan Kopi Organik di Kabupaten Pati (Studi Kasus Kelompok Tani Wanna Lestari Desa Gunungsari Kecamatan Tlogowungu)


Oleh :
Mariska Prita Hidayati - H0416038 - Fak. Pertanian

Penelitian ini menggunakan metode dasar kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan menggunakan desain penelitian studi kasus. Lokasi penelitian di Desa   Gunungsari   khusunya   kelompok   tani   Wanna   Lestari   karena   Desa Gunungsari mendapatkan program desa organik dan diberikan pendampingan langsung dari pemerintah pusat melalui BPTPHP Jawa Tengah untuk pengembangan kopi organik. Kelompok tani Wanna Lestari juga merupakan kelompok tani yang memiliki keaktifan yang tinggi dalam kepengurusannya. Penentuan informan awal dilakukan secara purposive sampling dengan informan kunci. Jumlah informan ditentukan dengan  teknik  snowball  yaitu 8 informan. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan metode.
Hasil penelitian menunjukkan : Pertama, peran agen perubahan dalam pemberdayaan di kelompok tani Wanna Lestari sudah melaksanakan sesuai peranannya demi kesuksesan pengembangan kopi organik. Agen perubahan dalam pemberdayaan meliputi Dinas Pertanian, Penyuluh, Tim ICS, dan Kelompok tani. Kedua, terdapat faktor pendukung dan penghambat dalam pemberdayaan yang meliputi kelembagaan, ketenagaan, sarana dan prasarana, pembiayaan, penyelenggaraan, dan pengawasan. Ketiga, model pemberdayaan yang dilakukan yaitu   pemberdayaan   dengan   proses   perubahan.   Pemberdayaan   berlangsung dengan diadakannya pendampingan secara langsung seperti adanya kegiatan sosialisasi, pelatihan kelompok, pertemuan rutin kelompok tani, pengawasan oleh ICS, serta diberikannya bantuan penunjang keberhasilan kopi organik. Namun, dalam kegiatan pemberdayaan tidak ada keberlanjutan atau sustainable karena berjalan sesuai program dari pemerintah.